Seperti dilansir Antara dari The Athletic, Rabu 22 April, kepastian terpilihnya Rafa Márquez diinformasikan langsung oleh Direktur Olahraga Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF), Duilio Davino. "Kontrak Rafa sudah ditandatangani dan stafnya kini sudah resmi ditunjuk hampir sekitar 80 persen siap," kata Davino
Selain nama besar Márquez, FMF juga tengah membujuk legenda El Tri lainnya untuk dijadikan opsi sebagai staf kepelatihan timnas Meksiko, termasuk Andrés Guardado. "Andrés akan menjadi opsi (bergabung dengan staf kepelatihan Rafa)," ungkap Duilio.
Alasan Terpilihnya Rafa Márquez
Rafa Márquez dipilih karena FMF menilai dirinya sebagai sosok tepat untuk mengatur kondisi ruang ganti tim saat ini. Selain itu, Márquez dikenal juga sebagai sosok yang memiliki karakter kuat, baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Di luar lapangan, Marquez adalah pemain yang mempunyai kepribadian yang besar. Di dalam lapangan saat ini, dia telah berperan sangat penting sebagai asisten dan pelatih, Rafa adalah orang yang bisa memimpin," terang Duilio.
Minim Pengalaman
Pelatih berusia 47 tahun tersebut diproyeksikan untuk menangani timnas Meksiko hingga Piala Dunia 2030 mendatang. Namun, Rafa yang mempunyai julukan El Kaiser mempunyai jam terbang singkat sebagai pelatih.
Sebelumnya, Rafa yang pernah tampil di 147 laga timnas Meksiko hanya sempat menjadi pelatih kepala Barcelona B. Kemudian kini, mantan pemain AS Monaco itu sudah dipercaya untuk menjadi suksesor Javier Aguirre yang mempunyai kontrak sebagai pelatih timnas Meksiko hingga akhir Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News