Pemain timnas Inggris, Bukayo Saka (kiri), dan Declan Rice (AFP/Jewel Samad)
Pemain timnas Inggris, Bukayo Saka (kiri), dan Declan Rice (AFP/Jewel Samad)

Timnas Inggris

Pulangkan Rice dan Saka, Tuchel Bantah Diakali Arteta

Gregorius Gelino • 31 Maret 2026 18:15
Ringkasnya gini..
  • Tuchel memastikan pemain Arsenal yang dipanggil timnas Inggris benar-benar mengalami cedera.
  • Tuchel membantah Inggris mendapat instruksi dari Arsenal untuk memulangkan pemainnya.
  • Tuchel merasa kelelahan akan jadi batu sandungan untuk Inggris di Piala Dunia nanti.
London: Kabar buruk menimpa Arsenal di jeda internasional kali ini. 11 pemain mereka harus meninggalkan tim nasional masing-masing karena mengalami cedera.
 
Setelah William Saliba, Gabriel Magalhaes, Jurrien Timber, Piero Hincapie, Martin Odegaard, Martin Zubimendi, Leandro Trossard, Noni Madueke, dan Eberechi Eze, kini Declan Rice dan Bukayo Saka juga harus mundur dari timnas.
 
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, memastikan bahwa Rice dan Saka benar-benar mengalami cedera dan bukan mendapat instruksi untuk mundur dari klubnya. Tim medis Inggris telah melakukan tes medis dan melihat cedera di tubuh kedua bintang Arsenal itu.

"Saya 100 persen percaya dengan kejujuran Declan dan Bukayo. Kami melakukan tes medis dan melihat hasilnya, saya tak punya alasan untuk tidak mempercayai mereka," tutur Tuchel.

Baca juga: Proyek Ambisius Mikel Arteta: Arsenal Siap Pecahkan Rekor Transfer demi Khvicha Kvaratskhelia!

Tuchel paham bahwa banyaknya pemain Arsenal yang pulang ke klub menjadi preseden buruk. Tapi ia memastikan bahwa pemain Arsenal yang dipanggil Inggris benar-benar mengalami cedera.
 
"Tapi dengan banyaknya pemain Arsenal yang kembali ke klub lebih awal, saya paham ini terlihat tidak bagus. Mereka sangat ingin terlibat dengan tim nasional, tapi keduanya merasa tidak nyaman," tegasnya.
 
"Kami tahu setelah final Carabao Cup ada isu dengan kedua pemain. Mereka masih menjalani perawatan tapi mereka tetap datang ke timnas, tapi kenapa saya harus mengambil risiko?" ucapnya.
 
Tuchel juga merasa padatnya jadwal pertandingan di level klub akan menjadi ancaman untuk peluang Inggris menjadi juara. Walau menegaskan bahwa kelelahan bukan ancaman utama, Tuchel menilai kelelahan menjadi salah satu ancaman nyata.
 
"Kelelahan adalah ancaman untuk harapan meraih Piala Dunia. Bukan ancaman terbesar, tapi salah satu ancaman untuk menjadi juara, itu adalah fakta," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan