Al Ahli melakukan selebrasi setelah berhasil menjuarai Liga Champions Asia 2026. (Dok. FIFA)
Al Ahli melakukan selebrasi setelah berhasil menjuarai Liga Champions Asia 2026. (Dok. FIFA)

AFC Champions League Elite 2025-2026

Al Ahli Juara AFC Champions League Elite 2026: Menang Dramatis 10 Pemain di Extra Time

Kautsar Halim • 26 April 2026 16:53
Ringkasnya gini..
  • Al Ahli sukses mempertahankan gelar juara AFC Champions League Elite 2025-2026 setelah menumbangkan wakil Jepang, Machida Zelvia, dengan skor tipis 1-0.
  • Gol tunggal Firas Al-Burikan pada babak tambahan waktu memastikan kemenangan di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
  • Meski bermain dengan 10 orang selama hampir satu jam, klub asal Arab Saudi ini berhasil mencetak sejarah sebagai tim pertama yang meraih gelar beruntun sejak tahun 2005.
Jeddah: Al Ahli berhasil mempertahankan gelar juara AFC Champions League Elite musim 2025/26. Dalam laga final yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Sabtu (25/4), Al Ahli menundukkan wakil Jepang, Machida Zelvia, dengan skor akhir 1-0.
 
Kemenangan dramatis ini dipastikan melalui gol semata wayang penyerang Timnas Arab Saudi, Firas Al-Burikan, pada menit keenam babak tambahan waktu. Gol tersebut tercipta setelah memanfaatkan umpan matang dari mantan gelandang Barcelona, Franck Kessié.
 

Dominasi di Tengah Kendala Kartu Merah


Meski tampil di hadapan 60.000 pendukungnya, perjuangan Al Ahli tidaklah mudah. Klub berjuluk Al-Malaki ini harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua setelah Zakaria Hawsawi diganjar kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras terhadap Tete Yangi.
 
Winger Al Ahli, Riyad Mahrez, mengakui beratnya tekanan dalam pertandingan tersebut. "Bermain 10 lawan 11 hampir mustahil. Namun, setelah kartu merah, kami justru semakin solid dan berjuang lebih keras hingga akhirnya mampu mencetak gol," ujar mantan pemain Manchester City tersebut.

Machida Zelvia, yang berstatus sebagai finalis debutan, sebenarnya sempat menekan melalui keunggulan jumlah pemain. Namun, penampilan gemilang kiper Édouard Mendy di bawah mistar gawang Al Ahli berhasil mematahkan setiap peluang yang diciptakan tim tamu.
 

Sejarah Baru di Asia


Keberhasilan ini membawa Al Ahli menjadi tim pertama yang mampu meraih gelar juara Asia secara back-to-back sejak rival sekota mereka, Al Ittihad, melakukannya pada tahun 2005. Di sisi lain, pelatih Machida Zelvia, Go Kuroda, mengakui keunggulan pengalaman lawan dalam turnamen bergengsi ini.
 
Final tahun ini juga mencerminkan dinamika turnamen yang sempat terhambat oleh konflik di Timur Tengah, yang menyebabkan penundaan jadwal dan perubahan format pertandingan di wilayah Asia Barat. Namun, kehadiran Machida Zelvia di Jeddah tetap mencatatkan sejarah baru bagi klub asal Jepang tersebut meski gagal membawa pulang trofi.
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan