“Alhamdulillah. Terima kasih atas kepercayaan dari PSSI yang menunjuk saya sebagai head coach di Timnas Indonesia U-17. Tentu ini menjadi sebuah amanah yang, Insya Allah, akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Kurniawan.
“Saya juga mohon doa restu agar apa yang menjadi target dari PSSI dan dari kita semua bisa tercapai,” ujarnya.
Dalam membangun tim, Kurniawan menegaskan bahwa proses seleksi pemain tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis semata. Ia mengungkapkan bahwa aspek taktikal, kondisi fisik, serta karakter mental pemain akan menjadi pertimbangan utama.
“Untuk kriteria pemain, tentunya sesuai dengan filosofi kami. Selain faktor teknikal dan taktikal, termasuk pemahaman taktik baik secara individu, unit, maupun tim, kami juga akan melihat faktor fisik atau sizing pemain. Karena memang lawan-lawan kita di level Asia memiliki karakteristik fisik yang kuat,” jelasnya.
Baca juga: 28 Pemain Dipanggil Timnas U20, Pemain Diaspora Absen
Menurut Kurniawan, pengalaman menghadapi tim-tim Asia sebelumnya menjadi bahan pembelajaran penting dalam menentukan profil pemain yang dibutuhkan tim. Meski demikian, ia menilai mentalitas pemain tetap menjadi faktor paling penting dalam membentuk tim yang kompetitif.“Kami belajar dari pengalaman menghadapi tim-tim di Asia, sehingga hal itu menjadi salah satu kriteria penting dalam proses seleksi pemain,” kata pria kelahiran Magelang, 13 Juli 1976 tersebut.
“Yang paling utama adalah para pemain harus memiliki mentalitas yang kuat dan mentalitas pemenang. Itu menjadi hal yang sangat penting. Selain itu, inteligensi pemain di dalam permainan juga akan kami nilai,” ujar Kurniawan.
Tantangan besar sudah menanti Garuda Muda di level Asia. Pada undian fase grup AFC U-17 Asian Cup 2026, Indonesia tergabung di Grup B bersama Timnas Jepang U-17, Timnas China U-17, dan Timnas Qatar U-17.
Kurniawan menyadari bahwa standard yang harus dicapai tim cukup tinggi, mengingat tim U-17 Indonesia sebelumnya berhasil lolos ke Piala Dunia.
“Timnas U-17 sebelumnya berhasil lolos ke Piala Dunia, sehingga itu menjadi standard yang sangat tinggi bagi kami. Kami ingin meneruskan tradisi tersebut,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News