Pemain anyar MU, Antony yang diboyong dari Ajax Amsterdam. (Foto: AFP/Maurice van Steen)
Pemain anyar MU, Antony yang diboyong dari Ajax Amsterdam. (Foto: AFP/Maurice van Steen)

7 Pemain Brasil Termahal dalam Sejarah, Pemain Anyar MU Masuk Daftar

Friko Simanjuntak • 02 September 2022 12:00
Jakarta: Brasil tak dipungkiri merupakan salah satu negara penghasil para pesepak bola hebat. Kualitas para pemain asal Brasil tak perlu diragukan, sehingga tak ayal mereka kerap jadi incaran klub-klub besar dan dihargai dengan banderol selangit.
 
Dalam sejarahnya, Brasil punya pemain-pemain top macam Pele, Romario, Ronaldo Luiz, Rivaldo dan Ricardo Kak yang namanya sangat dikenal para pecinta sepak bola. Di era saat ini, Brasil masih terus "memproduksi" pemain-pemain hebat. Mulai dari Neymar, Vinicius Junior hingga yang terkini adalah Antony, mereka semua punya bakat yang istimewa dan punya nilai jual yang sangat mahal.
 
Lalu, siapakah pemain asal Brasil yang tercatat sebagai pemain termahal sepanjang sejarah? Melansir dari Sportskeeda, berikut 7 pemain Brasil termahal sepanjang sejarah.

7. Ricardo Kaka (AC Milan ke Real Madrid) — 67 juta euro

Setelah era Ronaldo, Presiden Real Madrid Florentino Perez memulai proyek Galactico keduanya pada tahun 2009, dengan mengumpulkan sejumlah pemain top dunia. Dua pembelian termahalnya saat itu adalah Cristiano Ronaldo  yang diboyong dari Manchester United dengan mahar 94 juta euro, lalu kemudian mencaplok bintang AC Milan, Ricardo Kaka dengan dana 67 juta euro.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayangnya, secara performa Kaka tidak mampu menyaingi Ronaldo yang kemudian menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub (450 gol dalam 438 pertandingan). Alih-alih menunjukkan performa brilian seperti di Milan, Kaka justru lebih banyak bergulat dengan cedera. Posisi Kaka kian terpinggirkan menyusul kedatangan Mesut Ozil dari Werder Bremen pada 2010.
 
Sebelum kembali bergabung dengan AC Milan secara gratis pada tahun 2013, Kaka tampil dalam 120 pertandingan untuk Real Madrid, mencatatkan 29 gol dan 39 assist. Dia memenangkan satu gelar La Liga, satu Piala Spanyol, dan satu Piala Super Spanyol selama waktunya di ibukota Spanyol.

6. Casemiro (Real Madrid ke Manchester United) - 70,7 juta euro

Setelah merasakan semua gelar juara bersama Real Madrid, Casemiro mencari tantangan baru dengan bergabung ke Manchester United pada awal musim panas ini. Di usianya yang sudah menginjak 30 tahun, Casemiro masih punya nilai jual yang sangat tinggi. MU berani membayar Madrid 70,7 juta euro untuk tanda tangan gelandang andalan Timnas Brasil.
 
Casemiro, yang mengantongi lima trofi Liga Champions dan tiga gelar La Liga dalam delapan musim bersama Real Madrid, melakukan debutnya saat MU bertandang ke markas Southampton pada pekan ke-4 Liga Inggris, Sabtu (27/8). Ia masuk pada menit ke-80 dan membantu United mempertankan keunggulan 1-0 hingga laga usai.
 
Meski hanya bermain 10 menit, penampilan Casemiro dalam debutnya cukup membuat pelatih Erik Ten Hag senang. Pasalnya, MU kini memiliki sosok pemimpin yang luar biasa di lini tengah. Pemain internasional Brasil ini adalah pembaca permainan yang luar biasa, dapat melakukan tekel sempurna, dan tidak pernah takut untuk beradu fisik dengan lawan.

5. Arthur Melo (Barcelona ke Juventus) — 76 juta euro

Pada Juli 2018, Barcelona merekrut Arthur Melo dari klub Brasil Gremio dengan biaya yang dilaporkan 31 juta euro. Gelandang tengah itu membuat para penggemar terkesan dengan jangkauan umpannya, kemampuannya untuk mendikte permainan, dan membaca permainan.
 
Kendati digadang-gadang akan jadi andalan di Barcelona untuk waktu yang lama, Arthur secara mengejutkan dilepas Barcelona ke Juventus dengan biaya 76 juta euro pada musim panas 2020. Di saat bersamaan, gelandang Juve Miralem Pjanic bergabung dengan Barcelona dalam kesepakatan terpisah senilai 60 juta euro.
 
Sayangnya, karier Arthur di Italia tidak berjalan mulus. Ia tampak kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain tim-tim di Italia. Dalam dua musim di Turin, ia hanya mengemas 1 gol dari 63 laga yang dimainkannya di semua ajang.
 
Musim ini, Arthur akan memulai petualangan baru di Inggris bersama Liverpool. Kubu The Reds merekrut Arthur dari Juventus dengan status pinjaman selama semusim, menyusul krisis gelandang di tim asuhan Jurgen Klopp. Saat artikel ini ditulis, Arthur dijadwalkan akan menjalani tes medis bersama Liverpool.

4. Neymar Jr (Santos ke Barcelona) — 88 juta euro

Barcelona meminang superstar Santos Neymar dengan biaya 88 juta euro pada musim panas 2013. Winger muda Brasil itu pun langsung membuktikan kualitasnya. Di musim perdananya, Neymar langsung membuat pendukung Blaugrana jatuh cinta dengan skill-skill jeniusnya. Neymar mengoleksi 15 gol dan 15 assist dalam 41 pertandingan di seluruh kompetisi.
 
Musim berikutnya, Neymar membentuk kemitraan yang fenomenal bersama Luis Suarez dan Lionel Messi. Ketiganya membawa Blaugrana meraih treble kedua mereka (Liga Champions, La Liga, Copa del Rey) dalam sejarah. Pemain sayap Brasil itu mencetak 39 gol dan 10 assist dalam 51 penampilan selama musim 2014-15. Musim itu jadi penampilan terbaik Neymar di Barcelona, baik secara kolektif maupun individu.
 
Sebelum berangkat ke Paris Saint-Germain pada 2018, Neymar tampil dalam 186 pertandingan untuk Blaugrana, mencetak 105 gol dan mengklaim 76 assist. Selain treble, ia memenangkan satu gelar La Liga dan dua Copa del Rey.

3. Antony (Ajax ke Manchester United) — 95 juta euro

Setelah proses tarik ulur yang cukup panjang, Manchester United akhirnya mencapai kesepakatan dengan Ajax Amsterdam atas transfer pemain Brasil Antony Matheus dos Santos atau akrab disebut Antony pada 30 Agustus 2022.
 
Kubu MU tidak menjelaskan secara rinci berapa biaya transfer yang mereka keluarkan, tetapi diyakini bahwa manajemen Setan Merah setuju untuk membayar 95 juta euro demi mendapatkan tanda tangan winger berusia 22 tahun tersebut.
 
Antony bergabung dengan Ajax dari klub Brasil Sao Paulo pada musim panas 2020. Antara 2020 dan 2022, Antony tampil dalam 82 pertandingan untuk Ajax, mencatatkan 24 gol dan 22 assist, memenangkan gelar Eredivisie dua kali. Selain punya insting gol yang bagus, Antony juga dikenal sebagai pemain yang pintar dalam mengeksplorasi sisi sayap.
 
Di Manchester United, ia akan bertemu kembali dengan pelatihnya Erik Ten Hag. Karena sudah sangat mengenal karakter Antony, tentunya sangat menarik untuk melihat bagaimana pelatih asal Belanda itu memaksimalkan potensi Antony di MU. Apakah Antony bisa tampil secemerlang ketika di Ajax?

2. Philippe Coutinho (Liverpool ke Barcelona) — 135 juta euro

Transfer Philippe Coutinho dari Liverpool menuju Barcelona pada Januari 2018 bisa dibilang salah satu transfer paling buruk dalam sejarah klub asal Catalan tersebut. Bagaimana tidak, Barca yang menggelontorkan dana 135 juta euro, tak pernah mendapatkan apa yang diharapkan dari Coutinho.
 
Coutinho empat musim mengabdi di Camp Nou. Namun, ia tak mampu menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang dihargai selangit. Karena faktor cedera dan kurangnya kesempatan bermain, Coutinho hanya mencetak 26 gol dalam 106 laga untuk El Barca di semua ajang.
 
Yang membuat manajemen Barca sewot adalah, Coutinho juga mampu menunjukkan potensi terbaiknya saat menjalani masa pinjaman. Saat dipinjamkan ke Bayern Munich pada musim 2019/2020, Coutinho jadi salah satu aktor di balik kekalahan memalukan Barcelona 2-8 di Camp Nou pada babak perempat final Liga Champions. Yang lebih nyesek lagi, Coutinho mencetak dua gol untuk Bayern di laga itu dan di akhir musim membantu Bayern juara Liga Champions.
 
Sudah kadung kecewa dengan performa sang pemain, Coutinho akhirnya dilepas Barcelona secara permanen ke Aston Villa pada musim ini. Barca jual rugi karena melepas Coutinho ke Aston Villa hanya dengan mahar 20 juta euro.

1. Neymar Jr (Barcelona ke Paris Saint-Germain) — 222 juta euro

Neymar mengguncang dunia ketika dia meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan raksasa Prancis Paris Saint-Germain pada 2017. Crazy Rich Dubai yang menjadi pemilik PSG berani mengaktifkan klausul pelepasan kontrak Neymar senilai 222 juta euro dan menjadikan Neymar sebagai pemain termahal di dunia hingga saat ini.
 
Selama lima musim terakhir, Neymar membuat para pendukung PSG terpesona sekaligus frustrasi. Di satu sisi, dia mampu menunjukkan penampilan yang menentukan, tetapi kelakuannya di luar lapangan sering kali melampaui kontribusinya di dalam lapangan. Selain itu, pemain Brasil itu belum membantu PSG meraih ambisinya yakni juara Liga Champions. Prestasi terbaik yang sejauh ini bisa diberikan Neymar adalah membawa PSG lolos ke final Liga Champions 2019/2020, namun kalah dari Bayern Munich di final.
 
Neymar telah tampil dalam 149 pertandingan untuk PSG, mencetak 108 gol dan mengklaim 66 assist. Sejauh ini dia telah memenangkan empat gelar Ligue 1 dan tiga Piala Prancis bersama Paris, di antara penghargaan lainnya.
 
Sejak musim lalu, Neymar telah membentuk kemitraan yang cukup “menakutkan” bersama Kylian Mbappe dan Lionel Messi. Musim ini, trio Neymar-Messi-Mbappe  diharapkan mengakhiri dahaga PSG untuk mengangkat trofi Liga Champions 2022 -- 2023.
 
(ASM)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif