Waspadai Pengalaman Oman
“Kami memahami bahwa Oman merupakan tim Pot 2 di AFC, sementara kami memulai perjalanan dari Pot 4. Kami juga tahu posisi mereka dalam peringkat,” katanya.“Oman adalah tim berpengalaman yang memahami cara memenangkan pertandingan di konfederasi ini. Bagi kami, tantangannya adalah belajar bagaimana meraih kemenangan melawan tim dengan kualitas seperti mereka,” lanjut Herdman.
Jaga Kesinambungan dengan Komposisi Pemain
Meski menghormati kualitas lawan, Herdman menegaskan fokus utama tim tetap pada pengembangan permainan sendiri. Ia berharap para pemain mampu menunjukkan identitas permainan Indonesia sekaligus beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai situasi yang muncul selama pertandingan.Terkait komposisi pemain, Herdman memilih mempertahankan sebagian besar pemain yang sebelumnya tampil pada pemusatan latihan Maret lalu. Langkah tersebut diambil untuk menjaga kesinambungan program serta memperkuat chemistry antar pemain.
Baca juga: Herdman Sanjung Komitmen Pemain Timnas Indonesia
“Kami juga bisa kembali menjalankan struktur permainan yang sudah dibangun, meninjau beberapa hal yang berjalan baik saat menghadapi Bulgaria untuk dipertahankan, sekaligus memperbaiki beberapa kekurangan yang kami temukan dari pertandingan tersebut,” ungkap Herdman.“Saya berusaha menjaga komposisi tim ini tetap konsisten karena kami perlu membangun kontinuitas, rasa kebersamaan, dan chemistry. Para pemain mulai menemukan ritme karena mereka terus bermain bersama dengan rekan-rekan yang sama,” tambahnya.
Meski tidak banyak melakukan eksperimen, Herdman tetap memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang tampil impresif pada agenda sebelumnya untuk bersaing memperebutkan tempat di skuad utama menuju kompetisi AFC mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News