Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: Dokumentasi PSSI)
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: Dokumentasi PSSI)

Piala AFF 2020

4 Pemain Singapura yang Diwaspadai Shin Tae-yong

Kautsar Halim • 24 Desember 2021 16:18
Jakarta: Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memuji permainan Singapura di Piala AFF 2020. Menurutnya, tim tuan rumah tampil lebih baik saat leg pertama semifinal, ketimbang empat laga penyisihan fase grup.
 
Singapura melaju ke semifinal sebagai runner-up Grup A karena hanya mampu mengumpulkan 9 poin melalui hasil menaklukkan Myanmar (3-0), Filipina (1-2), Timor Leste (2-0), dan kalah dari Thailand (0-2). 
 
Tapi pada leg pertama semifinal dua hari lalu, Singapura mampu menahan imbang Indonesia yang berstatus sebagai juara Grup B dengan skor 1-1. Hasil tersebut bahkan mereka dapat setelah tertinggal lebih dulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


The Lions--julukan Singapura menunjukkan mental pantang menyerah setelah tertinggal lebih dulu gegara gol Witan Sulaeman pada menit ke-28. Meski kerap tertekan, mereka masih mampu mencetak gol balasan lewat Ikhsan Fandi pada menit ke-70. 
 
"Menurut saya performa para pemain Singapura terlihat lebih baik saat semifinal leg pertama daripada ketika di penyisihan grup," kata Tae-yong seperti dilansir situs resmi PSSI, Jumat (24/12/2021).
 
Tae-yong menjelaskan lebih lanjut, terdapat beberapa pemain Singapura yang mencuri perhatiannya hingga harus dikawal ekstra pada leg kedua semifinal. Mereka semua adalah Ikhsan Fandi, Song Ui-yong, Safuwan Baharudin, dan Irfan Fandi. 
 
"Kami harus bisa menahan pergerakan nomor 9 (Ikhsan Fandi) dan juga nomor 15 (Song Ui-young) karena dia sangat bersemangat," ujar pelatih berusia 52 tahun tersebut.
 
"Kami juga harus memperhatikan dua stopper mereka nomor 21 (Saifuwan Baharudin) dan nomor 17 (Irfan Fandi). Kami harus lebih berhati-hati dan menjaga pertahanan dengan baik," tambahnya.
 
Hasil imbang pada leg pertama tidak menguntungkan Indonesia karena regulasi gol tandang sudah dihapuskan sebagai imbas bergulirnya turnamen secara terpusat di Singapura. Dengan begitu, Indonesia wajib menang untuk menyegel tiket final, sekalipun itu harus dilakukan lewat babak tambahan (2x15 menit) atau adu penalti. (pssi.org)

 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif