Piala Dunia 2026 akan menjadi momen bersejarah bagi Amerika Serikat yang bertindak sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Dengan sorotan besar yang mengarah kepadanya, Pulisic mengaku siap menghadapi tekanan demi mewujudkan impian tersebut.
"Selalu ada tekanan di Piala Dunia, terutama ketika Anda mewakili negara sendiri. Tapi inilah mimpi yang dimiliki setiap anak yang bermain sepak bola. Bermain di kandang sendiri membuat semuanya terasa lebih spesial," ujar Pulisic dalam wawancara dengan WWD.
Meski menjadi salah satu wajah utama sepak bola Amerika saat ini, pemain berusia 27 tahun tersebut memilih tetap fokus menjalani persiapan secara maksimal.
"Saya tidak ingin terlalu jauh memikirkan hasil akhir. Yang terpenting adalah mempersiapkan diri setiap hari, menjaga kondisi tubuh, dan membantu tim membangun kepercayaan diri," lanjutnya.
Pulisic Yakin Sepak Bola Amerika Semakin Berkembang
Pulisic juga melihat perkembangan pesat sepak bola di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, antusiasme publik terhadap olahraga ini semakin besar.
Ia menilai stadion yang semakin penuh, meningkatnya minat generasi muda terhadap sepak bola Eropa, hingga hadirnya Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat menjadi bukti bahwa olahraga tersebut sedang berkembang ke arah yang positif.
"Saya benar-benar merasakan sepak bola tumbuh sangat pesat di Amerika Serikat. Fans semakin terhubung, stadion lebih ramai, dan anak-anak muda semakin banyak mengikuti sepak bola Eropa. Kehadiran Piala Dunia akan mendorong perkembangan itu lebih jauh lagi," katanya.
Meski demikian, Pulisic mengakui masih ada ruang besar untuk berkembang karena persaingan olahraga di Amerika Serikat sangat ketat.
Sebut Argentina, Prancis, Inggris, dan Brasil Favorit Juara
Saat ditanya mengenai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026, Pulisic menyebut sejumlah negara elite sepak bola dunia seperti Argentina, Prancis, Inggris, dan Brasil.Namun menurutnya, Piala Dunia selalu menghadirkan kejutan yang membuat setiap tim memiliki peluang.
"Di level ini semua tim berbahaya. Argentina, Prancis, Inggris, dan Brasil memiliki kualitas luar biasa. Tapi Piala Dunia selalu menghadirkan kejutan dan tidak ada tim yang bisa diremehkan," ujarnya.
Meski menghormati kekuatan para rival, Pulisic memiliki satu impian yang ingin diwujudkan.
"Bagi saya, mimpinya sederhana. Amerika Serikat bermain di final dan menjadi juara. Saya tidak peduli melawan siapa," tegasnya.
Mentalitas Jadi Kekuatan Utama
Pulisic menilai mentalitas adalah salah satu kekuatan terbesar dalam dirinya sebagai pesepak bola profesional."Apa pun yang terjadi, saya selalu mencoba bangkit dan terus berkembang menjadi lebih baik," katanya.
Meski demikian, ia mengakui terkadang terlalu keras terhadap dirinya sendiri.
"Mungkin kelemahan saya adalah terlalu banyak menuntut diri sendiri. Saya selalu memiliki ekspektasi tinggi terhadap diri saya," ujarnya.
Milan Mengubah Cara Pandangnya terhadap Fashion
Selain membahas sepak bola, Pulisic juga mengungkapkan bagaimana kehidupannya berubah sejak bergabung dengan AC Milan pada 2023.
Setelah sebelumnya memperkuat Borussia Dortmund dan Chelsea, pemain asal Pennsylvania itu mengaku semakin tertarik dengan dunia fashion selama tinggal di Kota Milan.
"Saya memang selalu menyukai fashion, tetapi pindah ke Milan benar-benar membuka pandangan saya lebih luas. Orang-orang di sini sangat memperhatikan cara berpakaian dan hal itu secara alami memengaruhi saya," ungkapnya.
Meski mulai lebih tertarik pada dunia mode, Pulisic tetap menggambarkan gaya pribadinya sebagai sederhana, bersih, dan nyaman.
Messi dan Neymar Jadi Inspirasi Masa Kecil
Saat kecil, Pulisic mengidolakan dua megabintang sepak bola dunia, yakni Lionel Messi dan Neymar.Ia mengagumi cara keduanya bermain dengan kebebasan dan kepercayaan diri tinggi di lapangan.
Namun, sosok yang paling berpengaruh dalam hidupnya tetap kedua orang tuanya yang sama-sama pernah bermain sepak bola di level perguruan tinggi.
"Mereka banyak berkorban untuk saya sejak kecil dan selalu membuat saya tetap rendah hati," ujar Pulisic.
Menurutnya, pelajaran terbesar yang didapat dari sepak bola adalah pentingnya menjaga keseimbangan dalam menghadapi kesuksesan maupun kegagalan.
"Sepak bola bisa berubah sangat cepat. Akan selalu ada masa naik dan turun. Karena itu penting untuk tetap seimbang dan tidak terlalu terbawa suasana," tutupnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda