Menariknya, daftar pelatih bergaji tertinggi di Piala Dunia 2026 dipimpin oleh sosok yang sudah kenyang gelar di level klub, sementara sejumlah nama besar lain seperti Thomas Tuchel dan Mauricio Pochettino juga masuk lima besar.
1. Carlo Ancelotti - Timnas Brasil
Posisi teratas ditempati Carlo Ancelotti yang kini menangani Timnas Brasil.
Pelatih asal Italia itu dilaporkan menerima bayaran sekitar 10 juta euro (setara Rp209,5 miliar) per tahun, menjadikannya pelatih dengan gaji tertinggi di Piala Dunia 2026. Besarnya gaji tersebut sejalan dengan ekspektasi tinggi publik Brasil yang mengincar gelar dunia keenam.
2. Julian Nagelsmann - Timnas Jerman
Di posisi kedua ada Julian Nagelsmann yang memimpin Timnas Jerman.
Pelatih muda asal Jerman itu memperoleh sekitar 7 juta euro (setara Rp146,6 miliar) per tahun. Federasi Jerman tentu menaruh harapan besar kepada Nagelsmann untuk mengembalikan kejayaan Der Panzer di panggung dunia.
3. Mauricio Pochettino – Timnas Amerika Serikat
Tuan rumah mempercayakan proyek besar mereka kepada Mauricio Pochettino.
Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu menerima gaji sekitar 6 juta euro (setara Rp125,6 miliar) per tahun, menjadikannya salah satu juru taktik dengan bayaran tertinggi dalam turnamen.
4. Thomas Tuchel - Timnas Inggris
Thomas Tuchel berada di urutan keempat dengan pendapatan sekitar 5,8 juta euro (setara Rp121,4) miliar per musim.
Federasi sepak bola Inggris berharap pelatih asal Jerman tersebut mampu mengakhiri puasa gelar The Three Lions di Piala Dunia yang terakhir kali diraih pada 1966 silam.
5. Roberto Martinez - Timnas Portugal
Posisi kelima ditempati Roberto Martínez yang menangani Timnas Portugal.
Pelatih asal Spanyol itu menerima bayaran sekitar 4 juta euro (setara Rp83,7 miliar) per tahun dan diharapkan mampu membawa Selecao das Quinas melangkah jauh pada Piala Dunia 2026.
Gaji Tinggi, Tekanan Makin Besar
Besarnya gaji para pelatih ini menunjukkan tingginya ekspektasi federasi terhadap pencapaian tim nasional mereka di Piala Dunia 2026. Namun, sejarah membuktikan bahwa bayaran tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan trofi juara.
Dengan total bayaran mencapai ratusan miliar rupiah per tahun, para pelatih elite tersebut tentu menghadapi tekanan besar. Di Piala Dunia 2026, hanya prestasi yang akan menentukan apakah investasi fantastis tersebut benar-benar sepadan. (Finance Football)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News