Suasana latihan Timnas Indonesia. (Foto: Dok. Medcom.id)
Suasana latihan Timnas Indonesia. (Foto: Dok. Medcom.id)

Stop Hujat Sananta! John Herdman Minta Suporter Hargai Kerja Keras Bomber Muda Garuda

Alfa Mandalika • 30 Maret 2026 10:07
Ringkasnya gini..
  • John Herdman memberikan respons atas kritik terhadap Ramadhan Sananta jelang laga final melawan Bulgaria dalam FIFA Series 2026.
  • Pada pertandingan pembuka FIFA Series menghadapi Saint Kitts and Nevis, Herdman menempatkan Ramadhan Sananta dalam formasi lini depan sebagai bagian dari trio penyerang bersama Ole Romeny dan Beckham Putra.
  • Meski skuat Garuda memetik kemenangan telak 4-0, performa Sananta yang tidak mencatatkan namanya di papan skor memicu kritik dari beberapa fans. Herdman merasa kecewa mendegar hal itu dan memberikan pembelaan kepada pemain 23 tahun tersebut.
Jakarta: John Herdman memberikan respons atas kritik terhadap Ramadhan Sananta jelang laga final melawan Bulgaria dalam FIFA Series 2026.
 
Pada pertandingan pembuka FIFA Series menghadapi Saint Kitts and Nevis, Herdman menempatkan Ramadhan Sananta dalam formasi lini depan sebagai bagian dari trio penyerang bersama Ole Romeny dan Beckham Putra.
 
Meski skuat Garuda memetik kemenangan telak 4-0, performa Sananta yang tidak mencatatkan namanya di papan skor memicu kritik dari beberapa fans. Herdman merasa kecewa mendegar hal itu dan memberikan pembelaan kepada pemain 23 tahun tersebut.

"Kami membutuhkan Ramadhan Sananta. Saya sangat kecewa dengan kritik yang diterima pemain muda itu. Dia sangat mencintai negaranya dan beberapa kebencian di media sosial itu tidak cukup baik," ujar Herdman usai memimpin sesi latihan di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2026.
 
Herdman menyoroti pergerakan tanpa bola Sananta sebagai faktor penting dalam meningkatkan efektivitas lini depan. Sananta dinilai mampu mengalihkan fokus pertahanan lawan, sehingga membuka ruang tembak yang lebih leluasa bagi rekan-rekannya.
 
"Pergerakannya membuka ruang bagi Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Beckham Putra. Jadi saya berharap suporter tetap menghargai kerja kerasnya untuk timnas," sambungnya.

Sananta Disebut Mirip Giroud

Herdman menilai gaya bermain Sananta mirip dengan penyerang senior asal Prancis, Olivier Giroud. Pelatih 50 tahun tersebut mencontohkan bagaimana Giroud yang perannya tetap penting dalam membawa Prancis meraih gelar juara meski tidak mencetak gol.
 
"Jika melihat Olivier Giroud, dia tidak mencetak gol di Piala Dunia, tetapi tidak ada yang mengritiknya karena kontribusinya untuk tim. Sananta adalah pemain seperti itu," tegasnya.
(Ahmad Raul)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan