Pemanggilan White ke skuat The Three Lions menjadi sorotan utama mengingat sang pemain sempat meninggalkan kamp pelatihan pada Piala Dunia 2022 di Qatar lebih awal. Kala itu, Asosiasi Sepak Bola Inggris menyebut kepergiannya karena alasan pribadi. Namun, sejumlah laporan internal mengonfirmasi adanya perselisihan antara White dengan staf pelatih di era kepemimpinan Gareth Southgate.
Tuchel, yang resmi menjabat sebagai pelatih kepala Inggris sejak Januari 2025, mengaku telah melakukan pembicaraan positif dengan White dari tahun sebelumnya. Nama White masuk ke daftar pemain yang diinginkan Tuchel untuk menghadapi Uruguay dan Jepang setelah Jarell Quansah terpaksa mengundurkan diri akibat cedera.
Meski memberikan kesempatan kembali bagi White, Tuchel memberikan syarat tersirat agar White memperbaiki hubungan dengan para pemain senior yang juga menjadi bagian skuat di Qatar 2022. Terdapat 11 pemain di skuat saat ini yang merupakan saksi mata dalam insiden hengkangnya White tiga tahun lalu.
"Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Saya ingin membuka lembaran baru dan tidak tertarik membahas masa lalu," ujar Tuchel dalam konferensi pers di London, Kamis, 26 Maret 2026.
Mantan pelatih Bayern Munchen itu juga memuji etos kerja White selama sesi latihan. Namun, ia menekankan pentingnya harmonisasi di ruang ganti sebelum laga kontra Uruguay pada Jumat mendatang.
"Cara dia berlatih sangat luar biasa. Namun, saya pikir perlu baginya untuk menyelesaikan masalah dengan rekan-rekan setimnya. Saya yakin dia akan melakukannya saat para pemain alumni Piala Dunia kembali bergabung," tambah Tuchel.
Keputusan Tuchel ini diambil di tengah kebijakan rotasi pemain, di mana saat ini ia tengah memberikan istirahat panjang kepada 11 pilar utama dari skuat The Three Lions, termasuk kapten tim, Harry Kane. White diprediksi akan mengisi jantung pertahanan Inggris dalam laga uji coba internasional pekan ini.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News