Kini, keempatnya terdaftar dalam skuad negara finalis pertandingan puncak Piala Dunia 2026. Yamal, Olmo, dan Gavi menjadi bagian dari timnas Spanyol, sedangkan Álvarez berada di kubu Argentina dan kembali menjadi rekan setim Messi.
Pertandingan final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Minggu (19/7) pukul 15.00 waktu setempat atau Senin (20/7) pukul 02.00 WIB. Spanyol mengejar gelar dunia kedua, sedangkan Argentina berusaha meraih trofi keempat setelah berjaya pada 1978, 1986, dan 2022.
Foto Messi dan Bayi Lamine Yamal Kembali Disorot

Foto Messi bersama bayi Lamine Yamal menjadi kisah paling terkenal menjelang final.
Gambar tersebut diambil pada 31 Oktober 2007 dalam pemotretan kalender amal yang melibatkan surat kabar Sport, Yayasan Barcelona, dan UNICEF. Keluarga Yamal memenangkan undian agar bayi mereka dapat tampil bersama salah satu pemain Barcelona.
Takdir memasangkan Yamal dengan Messi muda, yang ketika itu tengah berkembang menjadi bintang utama Barcelona. Fotografer Joan Monfort kemudian mengabadikan Messi sedang memandikan Yamal yang baru berusia sekitar tiga bulan di dalam bak plastik.
Pemotretan berlangsung di ruang ganti tim tamu Camp Nou. Bak mandi, handuk, hingga bebek plastik yang digunakan untuk menarik perhatian bayi Yamal dibawa dari rumah sang fotografer.
Foto tersebut tersimpan selama bertahun-tahun sebelum kembali dibagikan ayah Yamal pada 2024. Saat itu, pemain muda Barcelona tersebut sedang membantu Spanyol dalam perjalanan menjuarai Euro 2024.
Hampir dua dekade setelah foto itu dibuat, Messi dan Yamal akhirnya berada di dua kubu yang berlawanan dalam final Piala Dunia. FIFA menyebut laga tersebut sebagai pertemuan pertama keduanya di atas lapangan.
Dani Olmo Sempat Enggan Berfoto dengan Messi

Dani Olmo juga memiliki dokumentasi bersama Messi ketika masih kecil.
Pertemuan itu terjadi pada 2006 di Castelldefels, tidak jauh dari Barcelona. Olmo yang baru berusia delapan tahun sedang asyik bermain bola ketika ayahnya memberitahukan bahwa Messi berada di tribune.
Sang ayah meminta Olmo menghentikan permainannya dan mendekati Messi untuk berfoto. Olmo awalnya enggan karena lebih tertarik melanjutkan bermain, tetapi akhirnya duduk di samping bintang muda Barcelona tersebut.
Dua puluh tahun kemudian, Olmo menjadi salah satu pemain utama Spanyol. Namanya tercantum dalam daftar 26 pemain yang dibawa Luis de la Fuente ke Piala Dunia 2026. Sama seperti Messi, ia mengenakan nomor punggung 10 dan diperkirakan berada dalam susunan awal pemain Spanyol vs Argentina.
Cerita itu menghadirkan ironi kecil yang menarik. Anak yang dahulu enggan berhenti bermain demi bertemu Messi kini harus mencari cara menghentikan legenda Argentina tersebut di final Piala Dunia.
Gavi Bertemu Messi ketika Masih di Akademi Barcelona

Pablo Páez Gavira atau Gavi memiliki foto bersama Messi dari periode yang lebih dekat dengan awal karier profesionalnya.
Foto tersebut beredar sejak 2019, ketika Gavi masih memperkuat tim Cadete A Barcelona. Penelusuran VerificaRTVE menemukan bahwa gambar itu dibagikan oleh jurnalis olahraga Albert Rogé, yang banyak meliput sepak bola usia muda dan akademi Barcelona.
Saat foto diambil, Messi masih menjadi pusat permainan tim utama Barcelona. Gavi berada beberapa tingkat di bawahnya dalam struktur pembinaan akademi dan belum dikenal luas oleh publik sepak bola internasional.
Perjalanan Gavi kemudian melesat. Ia menembus tim senior Barcelona, menjadi pemain internasional Spanyol, dan memenangkan penghargaan Golden Boy serta Kopa Trophy pada 2022.
Gavi juga masuk dalam daftar resmi Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Ia mengenakan nomor punggung 9 dan tercatat telah tampil dalam dua pertandingan sepanjang turnamen, meskipun tidak masuk dalam perkiraan susunan awal final.
Keberadaannya di bangku cadangan tetap membuka kemungkinan Gavi menghadapi mantan idolanya secara langsung. Sebuah pergantian pemain dapat mengubah foto akademi itu menjadi duel di panggung terbesar dunia.
Julián Álvarez Berubah dari Penggemar Menjadi Rekan Messi

Kisah Julián Álvarez berbeda dari tiga pemain Spanyol tersebut.
Álvarez tidak akan menghadapi Messi. Ia justru berdiri di sisi yang sama dengan pemain yang dahulu dimintainya berfoto.
Dokumentasi itu dibuat pada Copa América 2011 yang berlangsung di Argentina. Álvarez, ketika itu masih berusia sekitar 11 tahun, berfoto di sebelah kiri Messi dan kedua saudaranya, Rafael serta Agustín.
Foto tersebut berasal dari arsip pribadi keluarga Álvarez. Dalam gambar itu, ia masih menjadi seorang anak asal Calchín yang mengidolakan bintang tim nasional Argentina.
Sebelas tahun setelah pertemuan tersebut, Álvarez menjadi rekan Messi dalam skuad Argentina pada Piala Dunia 2022. Ia mencetak empat gol sepanjang turnamen, termasuk dua gol ketika Argentina mengalahkan Kroasia di semifinal, sebelum mengangkat trofi bersama sang idola.
Álvarez kembali masuk dalam skuad Argentina pada Piala Dunia 2026. FIFA juga menempatkannya dalam perkiraan susunan awal final bersama Messi di lini depan.
Dari empat cerita dalam artikel ini, perjalanan Álvarez barangkali paling utuh. Ia berangkat sebagai penggemar, menjadi rekan setim, lalu menjuarai Piala Dunia bersama sosok yang dahulu hanya dapat ditemuinya untuk sebuah foto.
Foto Bukan Kunci Kesuksesan
Foto-foto lama tersebut tidak mempunyai hubungan langsung dengan kesuksesan keempat pemain. Namun, dokumentasi itu merekam perjalanan generasi yang dahulu memandang Messi sebagai idola dan kini berdiri bersamanya di panggung terbesar sepak bola.
Dalam final nanti, Yamal, Olmo, dan Gavi berada di kubu yang berusaha menghentikan Messi. Álvarez justru kembali mendampingi sang idola. Pertandingan tersebut akan menentukan siapa yang membawa pulang trofi sekaligus menciptakan foto baru yang mungkin dikenang selama bertahun-tahun.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda