Dua kemenangan tersebut terjadi pada matchday keempat Grup A1, Senin (5/10/2026) malam waktu setempat atau Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat persaingan di papan atas grup semakin menarik menjelang dua pertandingan terakhir fase liga.
Prancis Bangkit di 14 Menit Terakhir
Bermain di Stade de France, Prancis sempat berada dalam posisi sulit setelah Belgia membuka keunggulan pada menit ke-35.
Dodi Lukebakio memanfaatkan umpan terobosan Roméo Lavia untuk membawa Belgia unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga memasuki 15 menit terakhir pertandingan.
Zidane kemudian melakukan perubahan yang mengubah jalannya pertandingan. Prancis akhirnya mencetak empat gol dalam rentang sekitar 14 menit untuk membalikkan keadaan.
Désiré Doué menyamakan kedudukan pada menit ke-77. Empat menit kemudian, Rayan Cherki membawa Les Bleus berbalik unggul.
Michael Olise kemudian menjadi bintang kemenangan Prancis. Pemain Bayern Munich itu mencetak dua gol pada menit ke-88 dan masa tambahan waktu untuk memastikan kemenangan 4-1.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan kandang pertama Zidane sejak ditunjuk sebagai pelatih Prancis. Sebelumnya, mantan pelatih Real Madrid itu mengawali kiprahnya dengan kemenangan 1-0 atas Turki dan Belgia, sebelum ditahan Italia 1-1 pada debut kandangnya di Stade de France.
Zidane kini belum terkalahkan dalam empat pertandingan pertamanya sebagai pelatih Prancis.
Hasil atas Belgia juga membuat Prancis semakin kokoh di puncak Grup A1 dengan 10 poin dari empat pertandingan. Mereka unggul tiga poin atas Italia dan empat poin atas Belgia. Turki berada di posisi terbawah tanpa poin.
Mancini Bawa Italia Menang di Bologna
Pada pertandingan lainnya, Italia juga meraih kemenangan penting. Gli Azzurri mengalahkan Turki 3-1 di Bologna sekaligus memberikan Mancini kemenangan kandang pertamanya sejak kembali menangani tim nasional.
Italia sempat kehilangan keunggulan setelah Gianluca Scamacca membuka skor pada menit ke-26. Aral Simsir kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-61.
Namun, Italia hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk kembali unggul. Riccardo Calafiori mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan tendangan bebas Nicolò Barella.
Pio Esposito kemudian memastikan kemenangan Italia melalui gol pada menit-menit akhir pertandingan.
Hasil tersebut membuat Italia mengoleksi tujuh poin dan berada di posisi kedua Grup A1. Mereka kini unggul satu poin atas Belgia yang mengoleksi enam poin.
Menariknya, Italia sempat memulai fase liga dengan kekalahan 0-2 dari Belgia di kandang sendiri. Mancini kemudian membawa perubahan signifikan dengan kemenangan 4-1 atas Turki, hasil imbang 1-1 melawan Prancis, dan kemenangan 3-1 atas Turki.
Persaingan Grup A1 Makin Sengit
Dengan dua pertandingan tersisa, Prancis berada dalam posisi terbaik untuk mengamankan tiket ke perempat final. Namun, Italia dan Belgia masih berpeluang mengejar.
Prancis akan menghadapi Italia pada 12 November, sedangkan Belgia bertemu Italia tiga hari kemudian. Dua pertandingan tersebut berpotensi menjadi penentu posisi akhir Grup A1.
Bagi Zidane, kemenangan atas Belgia menjadi momentum penting setelah hasil imbang melawan Italia. Sementara bagi Mancini, kemenangan atas Turki semakin memperlihatkan kebangkitan Italia setelah start buruk di awal kompetisi.
Keduanya kini sama-sama mengincar tiket ke babak perempat final Nations League 2026/27.