Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resmi pada Kamis (16/4/2026). Dalam keterangan itu, Messi disebut telah merampungkan proses pengambilalihan kepemilikan klub yang saat ini berlaga di kasta bawah Liga Spanyol.
“Leo Messi telah memfinalisasi akuisisi UE Cornella,” tulis pernyataan resmi klub.
Dari Megabintang ke Pemilik Klub
Langkah ini mempertegas transformasi Messi. Ia tidak hanya dikenal sebagai legenda di lapangan, tetapi juga mulai membangun pengaruh di balik layar sepak bola.
Sebelum mengakuisisi UE Cornella, Messi lebih dulu terlibat dalam proyek klub di Amerika Selatan. Ia menjadi bagian dari pendirian Deportivo LSM di Uruguay bersama Luis Suarez. Klub tersebut bahkan berhasil meraih promosi pada 2025.
Selain itu, keluarga Messi juga mengelola Leones de Rosario FC di Argentina sejak 2015. Klub tersebut kini berkembang hingga menembus level profesional.
Fokus Pengembangan Bakat di Catalunya
Masuknya Messi ke jajaran pemilik UE Cornella membawa misi khusus. Pihak klub menegaskan bahwa fokus utama proyek ini adalah pengembangan pemain muda dan pencarian bakat lokal di wilayah Catalunya.
“Kedatangan Leo Messi menandai awal babak baru dalam sejarah klub. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan olahraga dan memperkuat investasi pada talenta muda,” tulis pihak klub.
Langkah tersebut terasa sangat personal. Messi memiliki ikatan kuat dengan Catalunya, wilayah yang membesarkan namanya saat membela FC Barcelona selama bertahun-tahun.
Awal Babak Baru dalam Karier Messi
Akuisisi ini bukan sekadar ekspansi bisnis. Bagi Messi, ini adalah langkah strategis untuk tetap berpengaruh di dunia sepak bola.
Kini, sorotan tidak hanya tertuju pada aksinya di lapangan, tetapi juga pada bagaimana ia membangun masa depan sepak bola dari balik layar.
Langkah ini berpotensi menjadi awal perubahan besar, baik bagi UE Cornella maupun dinamika kepemilikan klub di Eropa. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News