Skuad Garuda Select. (Foto: Mola TV Press)
Skuad Garuda Select. (Foto: Mola TV Press)

Mantap, Garuda Select Tekuk Inter Milan U-17 di Italia

Kautsar Halim • 20 Januari 2023 14:55
Jakarta: Tim pembinaan Garuda Select berhasil mengalahkan Inter Milan U-17 dengan skor 2-1 pada laga uji coba di Stadion Sinigaglia Como, Italia, Rabu 18 Januari waktu setempat. Masing-masing gol kemenangan Garuda Select saat itu berasal dari Ikram Selang dan Givary Lotra Widyanto.
 
Dennis Wise selaku Direktur Program Pembinaan Garuda Select mengaku bangga dengan kemenangan timnya yang mampu menaklukkan para pemain utama Inter U-17. Terlebih pada laga sebelumnya, Garuda Select juga sukses mengalahkan AC Milan yang sedang memuncaki klasemen sementara liga Italia U-17.
 
"Saya sangat bangga atas apa yang berhasil dilakukan para pemain. Inter melihat kita mampu mengimbangi AC Milan di pertandingan sebelumnya hingga menurunkan tim terbaik mereka. Namun, anak-anak mampu menerapkan pola permainan yang dipersiapkan dengan baik dan berhasil mencapai hasil maksimal,” ujar Wise.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelatih Akademi Como, Kurniawan Dwi Yulianto yang juga turut membantu pembinaan tim Garuda Select mengaku sudah melihat progres positif dari para pemain muda Tanah Air. Khusus, terkait mental bertanding dan penerapan taktik.
 
"Apa yang mereka dapat saat latihan ditunjukkan di lapangan, sehingga Inter menjadi sangat kesulitan untuk masuk ke daerah kita. Gol yang tercipta bisa kita dapatkan berkat skema yang sudah dilatih sebelumnya, bukan hanya keberuntungan belaka," kata Kurniawan.
 
Selain itu, Kurniawan juga mengapresasi penampilan Alexandro Felix Kamuru dan Andre Pangestu. Meski tidak mencetak gol, keduanya dinilai Kurniawan mampu belajar dengan cepat dan tidak kalah dengan pemain asiang. 
 
"Sejak awal program, mereka menjadi pemain pelapis karena harus bersaing dengan dua pemain asing yang mengisi posisi mereka. Namun, situasi itu terbukti mempercepat perkembangan karena mereka mampu belajar dari para pemain asing dan meningkatkan kemampuan masing-masing," tutur Kurniawan.
 
Suasana laga Garuda Select vs Inter Milan U-17. (Foto: Mola TV Press)
Mantap, Garuda Select Tekuk Inter Milan U-17 di Italia
 
Sementara itu, Felix mengaku senang bisa mendapat kepercayaan untuk tampil di lapangan bersama Garuda Select. Menurutnya, tantangan terbesar ketika menghadapi Inter adalah postur tubuh lawan yang lebih besar. 
 
"Saya sangat senang akhirnya mendapat kesempatan untuk bisa bermain di lapangan. Sebuah pengalaman luar biasa. Pertandingan berjalan dengan tensi yang sangat tinggi, untungnya kami bisa tampil secara kompak dan meraih kemenangan," kata Felix.
 
"Tantangan terbesarnya adalah lawan yang punya postur lebih besar, sehingga harus jauh lebih kuat dan berani saat meladeni mereka," tambahnya yang berposisi sebagai bek.
 
Di sisi lain, Andre mengaku telah belajar banyak dari Diego (pemain Como yang bermain untuk Garuda Select) sejak pertandingan sebelumnya. Kemudian, arahan pelatih juga dinilainya punya peran penting dalam kemenangan Garuda Select atas Inter U-17. 
 
"Saya belajar banyak dari melihat Diego (pemain Como yang bermain untuk Garuda Select), di pertandingan sebelumnya, dan apalagi di pertandingan tadi. Dari posisi menjaga lawan, keputusan mengambil bola, timing yang harus sesuai saat bergeser," ujar Andre.
 
"Setelah tampil kurang maksimal di babak pertama, saya merasa jadi jauh lebih bagus lagi di babak kedua setelah mendapat instruksi dari pelatih. Hal paling bagus di lapangan tadi adalah kerja sama tim ini," tambahnya.
 
"Saat kehilangan bola, kita mundur bersama untuk merebutnya kembali. Dan saat berhasil merebut, semua juga maju bersama untuk balik menyerang. Ini sesuai dengan apa yang diminta tim pelatih pada sesi latihan," lanjut Andre yang juga berposisi sebagai bek.
 
Program pembinaan Garuda Select mencampur para pemain muda Indonesia dengan beberapa bakat muda asing yang sudah memiliki pengalaman di akademi kelas dunia. Dengan begitu, persaingan yang tercipta diharapkan dapat dapat meningkatkan perkembangan para pemain, khususnya bibit-bibit muda Tanah Air. 
 
"Kita senang melihat program ini layaknya sebuah program pertukaran pelajar internasional. Para siswa tidak akan bisa berkembang secara maksimal jika hanya berkumpul dengan sesama orang Indonesia saja," ujar Mirwan Suwarso, perwakilan Mola yang membantu menyelenggarakan program Garuda Select.
 
"Mereka harus membuka wawasan dengan melihat bagaimana pemain muda lain berlatih, menjaga disiplin dan bersaing dengan mereka. Dengan begitu, semakin terlihat bahwa para pemain indonesia terus berkembang mengimbangi rekan-rekan mereka dari Italia, Afrika dan Australia," tambahnya. 
 
Hal yang sama juga diutarakan oleh Dennis Wise dimana ia menyatakan, "Pemain Indonesia yang datang ke program kami sangat terbatas pemahamannya tentang sepak bola, dan kehadiran pemain asing memberikan contoh atas level yang harus segera diraih oleh para pemain Indonesia, untuk bisa bersaing merebutkan menit bermain selama berada di program ini".
 
Mirwan lantas menjelaskan lebih detail bahwa tujuan utama Garuda Select ialah untuk meningkatkan kualitas individu para pemain muda Indonesia supaya bisa lebih cepat berkembang. Jadi, bukan untuk membentuk timnas yang diproyeksikan menang dalam kompetisi. 
 
"Kami berharap para pemain bisa terus berkembang saat kembali ke klub asal mereka nanti, dan sangat diperlukan infrastruktur yang memadai untuk melanjutkan perkembangan mereka sekembalinya mereka ke Indonesia," papar Mirwan. 
 
"Pemain bola layaknya sebuah senjata. Mereka harus digunakan dan dirawat dengan baik oleh yang akan menggunakannya. Memiliki senjata bagus akan sia-sia jika pemiliknya tidak bisa membidik dan menembak dengan baik," pungkasnya. 
 
Selanjutnya, Garuda Select dijadwalkan menghadapi tim akademi AC Monza pada 24 Januari dan akademi Como pada 29 Januari mendatang. Setelah itu, skuad Garuda Select bakal kembali ke basis mereka di Loughbrough, Inggris.

 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif