Sesi latihan timnas Jepang jelang menghadapi Spanyol. (Philip FONG / AFP)
Sesi latihan timnas Jepang jelang menghadapi Spanyol. (Philip FONG / AFP)

Piala Dunia 2022

Jelang Jepang vs Spanyol: Peta Kekuatan, Prediksi Susunan Pemain dan Statistik

Antara • 01 Desember 2022 16:02
Jakarta: Spanyol dan Jepang membuat awal yang lebih baik dibandingkan dengan Piala Dunia sebelumnya yang mereka ikuti. Namun, para pendukungnya masih belum yakin apakah tim mereka mampu bertahan di Qatar setelah saling bertanding pada laga pamungkas Grup E, Jumat 2 Desember dini hari WIB.
 
Meski demikian, Spanyol tampak lebih diuntungkan karena sedang bertengger di puncak klasemen sementara dengan koleksi 4 poin setelah membantai Kosta Rika 7-0 dan bermain imbang 1-1 dengan Jerman. Dengan begitu, mereka hanya butuh minimal hasil imbang ketika melawan Jepang untuk memastikan diri ke babak 16 besar.
 
Jepang sendiri mengawali Piala Dunia 2022 dengan amat mengesankan setelah berbalik menang 2-1 atas juara dunia empat kali, Jerman. Setelah itu, Jepang juga hampir mengalahkan atau paling tidak memetik satu poin ketika kalah tipis 0-1 dari Kosta Rika yang mencuri kemenangan hanya lewat satu-satunya tembakan tepat sasaran dalam pertandingan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jadi, Samurai Biru tetap bisa ke babak 16 besar dengan hasil seri melawan melawan Spanyol, asalkan Jerman mampu mengalahkan Los Ticos--julukan Kosta Rika. Tapi menanggapi peluang tersebut, pelatih Jepang Hajime Moriyasu bakal menginstruksi anak-anak asuhnya mengejar kemenangan atas Spanyol.
 
"Kami mengincar kemenangan, hanya itu yang perlu kami pikirkan. Mengalahkan Jerman bukan berarti kami bisa mengalahkan Spanyol dan kedua tim itu sudah pernah menjuarai Piala Dunia. Kami sangat menghormati mereka, tapi berhasil mengalahkan Jerman," ujar Moriyasu 
setelah Jepang kalah dari Kosta Rika.
 
Setiap pertandingan fase grup Piala Dunia yang berpotensi mencari aman senantiasa membangkitkan ingatan orang kepada "Aib Gijon" 40 tahun silam di Spanyol. Untuk itu, FIFA memberlakukan waktu pertandingan yang sama di laga pamungkas fase grup demi memastikan tidak ada yang main mata atau mengulang situasi 'sepak bola gajah' antara Jerman Barat dan Austria pada Piala Dunia 1982 itu.
 
Spanyol mungkin senang melihat Jerman tidak lolos ke babak 16 besar karena paling tidak salah satu potensi rintangan besar sudah tidak ada pada fase gugur. Namun, pelatih La Furia Roja Luis Enrique tetap bertekad untuk mengalahkan Jepang dengan sekuat tenaga pada laga nanti.
 
"Kami akan menggunakan kekuatan penuh untuk memburu kemenangan yang mengamankan puncak klasemen grup," tandas Enrique seperti dikutip Reuters.
 
Prediksi Starting XI
 
Jepang (4-2-3-1): Suichi Gonda; Miki Yamane, Ko Itakura, Maya Yoshida, Yuto Nagatomo; Ao Tanaka, Hidemasa Morita; Ritsu Doan, Daichi Kamada, Takefusa Kubo; Daizen Maeda
 
Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Dani Carvajal, Pau Torres, Aymeric Laporte, Jordi Alba; Koke, Rodri, Pedri; Ferran Torres, Alvaro Morata, Dani Olmo
 
Skenario Pertandingan
 
Hasil pertandingan yang saling bertentangan dari dua laga terakhir membuat permainan Jepang sulit dibaca Spanyol. Kemudian, barisan pemain energik asuhan Hajime Moriyasu itu cukup menikmati status underdog dan siap kembali membuat kejutan.
 
Lain hal dengan Spanyol. Pasukan Luis Enrique ini kuat di semua lini dan memiliki keterampilan merata antara yang sering diturunkan dengan yang tak pernah dipasang. Ini membuat mereka tak kesulitan dalam menjaga kualitas ketika ingin merotasi para pemainnya.
 
Spanyol mungkin bisa diuntungkan oleh sedikit masalah cedera yang dihadapi Jepang menjelang pertemuan pertama kedua negara sejak 2001 ini.
Bek Jepang Takehiro Tomiyasu dan Hiroki Sakai keduanya mungkin tak masuk starting lineup karena cedera hamstring, sedangkan gelandang Wataru Endo juga terancam absen karena masalah lutut.
 
Sebaliknya, kapten Maya Yoshida siap membuat penampilan internasional ke-125 untuk kembali membentuk formasi empat bek bersama Miki Yamane, Ko Itakura dan Yuto Nagatomo yang sudah 140 kali membela Jepang.
 
Ao Tanaka maupun Gaku Shibasaki bisa menjadi pengganti Endo di lini tengah, sedangkan Ritsu Doan dan Takuma Asano yang sama-sama mencetak gol saat menumbangkan Jerman, bisa dipasang sejak menit pertama pada posisi sayap.
 
Ini membuat peran Takefusa Kubo menjadi didorong lebih ke depan, sedangkan Daichi Kamada akan menjalankan lagi peran nomor 10 di belakang ujung tombak Daizen Maeda. Jika strategi itu tidak berhasil, Jepang masih memiliki gelandang serang cadangan, Takumi Minamino. 
 
Di sisi lain, Spanyol mungkin tak akan memasang gelandang berusia 18 tahun Gavi karena dirinya mengalami cedera ringan saat latihan. Begitu juga kapten Sergio Busquets yang sudah mendapat satu kuning pada laga sebelumnya dan bisa kena skorsing jika sanksi itu dia terima lagi. Sebagai gantinya, Spanyol masih memiliki Koke, Carlos Soler atau Marcos Llorente.
 
Dalam formasi 4-3-3 ini, Rodri bisa naik dari bek tengah untuk menggantikan Busquets dalam peran lini tengah, sedangkan Pau Torres atau Eric Garcia ditempatkan di jantung pertahanan bersama Aymeric Laporte.
Alvaro Morata akan lebih maju untuk memulai serangan untuk membentuk tiga mata tombak serangan bersama Ferran Torres dan Dani Olmo.
 
Statistik Kedua Tim
 
- Sebelum laga ini, kedua tim sudah pernah bentrok sekali dalam pertandingan persahabatan pada 2001 silam, yang saat itu dimenangkan Spanyol dengan skor tipis 1=0.
 
- Spanyol pernah menjuarai Piala Dunia 2010, sedangkan Jepang tidak pernah melaju lebih jauh dari babak 16 besar yang sudah tiga kali mereka capai.
 
- Spanyol akan maju ke babak berikutnya jika seri dan menang sambil menyandang status juara Grup E.
 
- Jepang yang menduduki urutan kedua klasemen sementara terancam terlempar lebih awal dari Piala Dunia 2022, kecuali bisa mengalahkan Spanyol.
 
- Sejauh ini, Spanyol adalah tim tersubur di Piala Dunia 2022 karena sudah mengoleksi delapan gol yang tujuh di antaranya tercipta saat menggulung Kosta Rika dalam laga pertama.
 
- Eiji Kawashima dan Yuto Nagatomo sama-sama sedang memainkan Piala Dunia keempatnya bersama timnas Jepang. Menariknya, debut mereka berdua di Piala Dunia terjadi ketika rekan setimnya, Yoshikatsu Kawaguchi dan Seigo Narazaki, masih berusia empat tahun. (ANT)
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif