Berdasarkan laporan dari Reuters, penyerang yang juga mengemban tugas sebagai wakil kapten Timnas Irak itu harus menjalani pemeriksaan selama hampir tujuh jam di Bandara Internasional O'Hare, Chicago.
Proses interogasi panjang tersebut terjadi sesaat setelah dirinya tiba bersama rombongan pemain dan staf operasional tim nasional.
Reuters mengutip sumber dari Komite Olimpiade Irak, melaporkan bahwa otoritas keamanan AS tidak hanya melakukan wawancara, tetapi juga memeriksa telepon genggam Hussein.
Setelah seluruh proses selesai, pemain yang juga menjabat sebagai wakil kapten Timnas Irak itu akhirnya diizinkan masuk ke Amerika Serikat.
Namun, tidak semua anggota rombongan mendapat hasil yang sama. Fotografer resmi Timnas Irak dilaporkan tidak memperoleh izin masuk dan harus tertahan di pemeriksaan imigrasi.
Penjelasan Resmi Pihak Amerika
Menanggapi insiden tersebut, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (CBP) memberikan penjelasan mengenai pemeriksaan yang dialami rombongan Timnas Irak.
"Pada 5 Juni, tim nasional Irak tiba di Bandara Internasional Chicago O'Hare dari Bandara Internasional Dubai," kata juru bicara CBP, seperti dikutip The Athletic.
CBP menjelaskan bahwa dua anggota rombongan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan tambahan setelah proses skrining awal. Menurut mereka, langkah tersebut merupakan prosedur standar ketika petugas memerlukan verifikasi informasi lebih lanjut terkait kelayakan seseorang untuk memasuki Amerika Serikat.
"Setelah pemeriksaan selesai, satu orang (Aymen Hussein) diizinkan masuk ke Amerika Serikat. Orang kedua, yang merupakan fotografer dan bukan pemain tim, dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk masuk dan ditolak karena adanya masalah dalam proses verifikasi," lanjut pihak CBP.
Amerika Tegaskan Aturan Imigrasi
Pihak Amerika Serikat menegaskan bahwa atlet dan delegasi olahraga internasional tetap harus mematuhi aturan imigrasi yang berlaku. Menurut CBP, seluruh orang yang masuk ke wilayah AS, termasuk pemain, pelatih, dan staf pendukung, wajib menjalani proses pemeriksaan serta verifikasi.
"Keputusan mengenai kelayakan masuk ditentukan berdasarkan penilaian masing-masing kasus dengan mempertimbangkan informasi penegakan hukum, keamanan nasional, dan data imigrasi yang tersedia,” jelasnya.
“Petugas CBP berwenang mengajukan pertanyaan, melakukan pemeriksaan fisik maupun digital, serta menentukan apakah seseorang memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat sesuai hukum yang berlaku," tegas juru bicara CBP itu.
Agenda Timnas Irak
Timnas Irak dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Venezuela di Bridgeview, Illinois, pada Rabu, 10 Juni 2026 sebagai persiapan menuju Piala Dunia.
Setelah itu, Irak akan bertolak ke Foxborough, Massachusetts, untuk menghadapi Norwegia pada laga perdana Grup I Piala Dunia 2026, 16 Juni 2026. Di grup tersebut, Irak juga akan bersaing dengan Prancis dan Senegal.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News