Sheva, sapaan karibnya, mengaku menerapkan filosofi penguasaan bola ketika menangani timnas Ukraina karena mendapat pengaruh Ancelotti yang melatihnya di AC Milan. Sementara Mourinho yang melatihnya di Chelsea memengaruhi mentalitasnya ketika melatih tim.
"Saya pikir semua orang yang bekerja di bawah Carlo mendapat sesuatu darinya. Saya juga belajar banyak hal dari Mourinho. Caranya mengatur tim sangat menarik," kata Sheva kepada The Athletic.
"Saya mencoba membentuk tim saya agar menciptakan banyak peluang. Kami ingin bermain lebih ekspresif dan mengontrol pertandingan lewat penguasaan bola dan transisi positif," jelasnya.
"Jose selalu menemukan sesuatu. Itu mentalitasnya. Anda harus selalu memiliki kepercayaan. Anda bisa mengubah jalannya pertandingan pada menit-menit akhir," tambahnya.
"Tim hebat memiliki mentalitas itu. Ketika anda melatih pemain top, mereka harus percaya bahwa pertandingan bisa ditentukan pada 10 detik terakhir," pungkasnya.
Video: Seremonial Mengheningkan Cipta di Liga Primer Inggris
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News