Dominasi panjang Nigeria di panggung sepak bola wanita dunia akhirnya menemui titik henti. Super Falcons harus mengubur peluang tampil di Piala Dunia Wanita 2027 di Brasil setelah takluk 1-2 dari Afrika Selatan dalam laga play-off kualifikasi yang berlangsung di Casablanca, Maroko, Kamis, 13 Agustus 2026.
Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena pertandingan kontra Banyana Banyana menjadi kesempatan kedua bagi Nigeria yang tersingkir dari perempat final Women's Africa Cup of Nations atau WAFCON 2026, demikian seperti dilansir situs Confédération Africaine de Football.
Pada babak delapan besar, Nigeria kalah tipis 0-1 dari Kamerun. Empat semifinalis WAFCON mendapatkan tiket otomatis menuju Piala Dunia Wanita 2027, sementara tim yang kalah pada perempat final masih memiliki jalur tambahan melalui laga play-off.
Nigeria gagal memanfaatkan kesempatan terakhir itu.
Afrika Selatan Pecah Kebuntuan di Babak Kedua
Pertandingan antara dua kekuatan besar sepak bola wanita Afrika tersebut berlangsung cukup ketat sejak awal. Afrika Selatan mendapatkan peluang pada menit ketujuh melalui Linda Motlhalo, tetapi percobaannya masih melambung.
Nigeria membalas tiga menit kemudian melalui tembakan Rasheedat Ajibade dari luar kotak penalti. Upayanya juga belum menemui sasaran. Kedua tim kemudian terlibat pertarungan sengit untuk menguasai permainan, tetapi skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-56.
Afrika Selatan melancarkan serangan balik cepat yang diakhiri umpan Hildah Magaia kepada Thembi Kgatlana. Penyerang Banyana Banyana tersebut menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa timnya unggul 1-0.
Nigeria berusaha meningkatkan tekanan. Salah satu peluang terbaik datang pada menit ke-75 ketika Uchenna Kanu menyambut umpan silang dengan sundulan. Namun, kiper Afrika Selatan Kaylin Swart mampu menggagalkannya. Swart kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Alih-alih mencetak gol penyeimbang, Nigeria justru kembali kebobolan.
Satu menit berselang, Refiloe Jane memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan melewati kerumunan pemain. Afrika Selatan pun menjauh dengan keunggulan 2-0.
Gol Penalti Tak Mampu Selamatkan Nigeria
Super Falcons belum menyerah. Mereka mendorong lebih banyak pemain ke depan ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Harapan sempat muncul pada masa injury time.
Setelah peninjauan VAR, Nigeria memperoleh penalti setelah Refiloe Jane dinilai melakukan handball di kotak terlarang. Jane menerima kartu kuning kedua sehingga Afrika Selatan harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.
Christy Ucheibe yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 2-1.
Nigeria kemudian mencoba mengejar satu gol lagi dalam waktu yang tersisa. Namun, pertahanan Afrika Selatan mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Skor 2-1 memastikan Banyana Banyana melanjutkan perjalanan melalui jalur kualifikasi menuju Piala Dunia Wanita 2027. Afrika Selatan belum mendapatkan tiket otomatis ke Brasil, tetapi mereka berhak maju ke tahapan berikutnya dalam jalur play-off FIFA.
Rekor Bersejarah Super Falcons Akhirnya Terputus
Bagi Nigeria, kekalahan kali ini jauh lebih besar daripada sekadar tersingkir dari sebuah pertandingan.
Super Falcons sebelumnya menjadi salah satu negara yang selalu hadir sejak Piala Dunia Wanita pertama digelar pada 1991. Mereka tampil dalam sembilan edisi berturut-turut hingga turnamen 2023 di Australia dan Selandia Baru.
Situasi tersebut cukup mengejutkan mengingat Nigeria merupakan kekuatan historis sepak bola wanita Afrika. Super Falcons memiliki 10 gelar kontinental yang menjadikan mereka tim tersukses di kompetisi wanita Afrika.
Performa Nigeria di WAFCON 2026 memang sudah memberi tanda bahwa perjalanan mereka tidak akan mudah.
Mereka membuka turnamen dengan kekalahan 2-3 dari Malawi, kemudian bangkit dengan mengalahkan Zambia dan Mesir untuk mencapai perempat final. Perjalanan itu akhirnya dihentikan Kamerun dengan kemenangan 1-0.
Afrika Selatan Masih Harus Berjuang
Bagi Afrika Selatan, kemenangan atas Nigeria membuka kembali peluang menuju Brasil. Sebelumnya, Banyana Banyana juga mengalami kekecewaan di WAFCON 2026 setelah kalah 1-2 dari tuan rumah Maroko pada babak perempat final.
Dengan mengalahkan Nigeria, mereka kini mendapatkan kesempatan meneruskan perjuangan melalui jalur kualifikasi berikutnya.
Ghana juga berhasil menjaga harapan menuju Piala Dunia setelah mengalahkan Pantai Gading 2-1 dalam laga play-off lainnya. Dengan demikian, Afrika Selatan dan Ghana menjadi dua wakil yang melanjutkan perjalanan dari jalur play-off CAF.
Bagi Nigeria, sebaliknya, hasil di Casablanca menutup sebuah era. Negara yang selama lebih dari tiga dekade hampir identik dengan kehadiran Afrika di Piala Dunia Wanita kini harus menyaksikan turnamen 2027 dari luar lapangan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda