Jakarta: Seorang suporter asal Brasil tewas ditembak dalam kerusuhan yang pecah setelah Palmeiras kalah dari Chelsea pada final Piala Dunia Antarklub, Minggu 13 Februari dini hari WIB. Itu terjadi bukan di lokasi pertandingan, melainkan di Stadion Allianz Parque, Sao Paulo, yang menjadi markas Palmeiras.
Laga final antara Palmeiras kontra Chelsea sejatinya bergulir di Stadion Mohammed Bin Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Tapi, para suporter Palmeiras memutuskan untuk menyaksikan bersama laga tersebut di luar stadion Allianz Parque.
Tanpa diinformasikan lebih lanjut penyebabnya, perkelahian pun pecah di antara para suporter tim Brasil seusai laga. Kemudian media lokal melaporkan terdapat seorang pria berusia 35 tahun yang ditembak di dada hingga meninggal.
Suasana yang awalnya meriah dan penuh ketegangan mendadak berubah menjadi ricuh dan bentrok setelah pertandingan berakhir. Para suporter juga makin beringas dengan melemparkan batu serta bahan peledak.
Menurut laporan AFP, bentrokan berlangsung setengah jam sebelum akhirnya polisi turun tangan. Chelsea dinobatkan sebagai juara baru Piala Dunia Antarklub setelah mengalahkan juara Copa Libertadores asal Brasil, Palmeiras, pada partai final dengan skor 2-1.
Romelu Lukaku mengawali gol untuk Chelsea pada menit ke-55 sebelum Palmeiras menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Raphael Veiga. Tendangan penalti Kai Havertz pada menit ke-116 menjadi gol terakhir yang tercipta dalam pertandingan dan memastikan kemenangan Chelsea. (ANT)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan