Paulo Maldini resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknik Timnas Italia. (Foto: Instagram resmi Paulo Maldini)
Paulo Maldini resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknik Timnas Italia. (Foto: Instagram resmi Paulo Maldini)

Paolo Maldini jadi Direktur Teknik Timnas Italia, Leonardo Gabung sebagai Penasihat

Kautsar Halim • 12 Juli 2026 04:50
Ringkasnya gini..
  • Paolo Maldini menerima tawaran menjadi direktur teknik baru FIGC sekaligus presiden Club Italia dengan kontrak empat tahun.
  • Maldini akan bekerja bersama Leonardo sebagai penasihat untuk membangun kembali Timnas Italia dan memilih pelatih baru Gli Azzurri.
  • Tugas Maldini sangat berat karena Italia gagal lolos ke tiga Piala Dunia terakhir dan membutuhkan regenerasi besar menuju turnamen berikutnya.
Jakarta: Legenda AC Milan dan Timnas Italia, Paolo Maldini, resmi menerima tawaran untuk menjadi direktur teknik baru Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Maldini akan mendapat tugas besar membangun kembali Gli Azzurri setelah gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
 
Paolo Maldini akan kembali berada di garis depan sepak bola Italia. Mantan kapten AC Milan tersebut telah menyepakati peran baru sebagai direktur teknik FIGC, posisi yang dibuat khusus untuknya sebagai bagian dari proyek kebangkitan tim nasional Italia.
 
Menurut laporan media Italia, Maldini menerima proposal dari presiden baru FIGC, Giovanni Malagò, setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang.

Maldini disebut akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan tugas besar mengawasi arah sepak bola Italia, mulai dari tim senior hingga jalur pembinaan pemain muda.

Maldini Dapat Peran Besar di Timnas Italia


Dalam struktur baru FIGC, Maldini tidak hanya bertindak sebagai direktur teknik.
 
Ia juga akan menjabat sebagai presiden Club Italia, posisi yang sebelumnya belum pernah ada dalam sejarah federasi.
 
Dengan jabatan tersebut, Maldini memiliki kewenangan luas untuk menentukan arah pengembangan tim nasional Italia, termasuk proses pemilihan pelatih baru Gli Azzurri.
 
Tugas utama Maldini adalah membangun fondasi baru bagi timnas Italia setelah periode sulit dalam beberapa tahun terakhir.

Leonardo Bergabung sebagai Penasihat Maldini


Dalam proyek tersebut, Maldini tidak bekerja sendirian.
 
Mantan rekan setimnya di AC Milan, Leonardo, akan bergabung sebagai penasihat.
 
Kehadiran Leonardo menjadi kejutan dalam struktur baru FIGC. Keduanya memiliki hubungan panjang sejak masih bermain bersama di Milan dan kemudian sama-sama menjalani karier di dunia manajemen sepak bola.
 
Kolaborasi Maldini dan Leonardo diharapkan membawa pengalaman besar dalam membangun kembali identitas sepak bola Italia.
 

Maldini dan Leonardo Akan Pilih Pelatih Baru Italia


Tugas pertama Maldini dan Leonardo adalah menentukan pelatih yang akan memimpin Gli Azzurri dalam siklus berikutnya.
 
Sejumlah nama sudah lama dikaitkan dengan posisi tersebut, termasuk Antonio Conte dan Roberto Mancini.
 
Namun, keputusan akhir akan berada di tangan Maldini sebagai pemimpin teknis baru tim nasional Italia.
 
Pelatih baru tersebut akan memiliki tugas berat membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi setelah serangkaian kegagalan di panggung internasional.
 
Italia Berada dalam Masa Terburuk Sepanjang Sejarah Modern
 
Penunjukan Maldini datang ketika sepak bola Italia berada dalam salah satu periode terburuknya.
 
Gli Azzurri gagal lolos ke tiga Piala Dunia secara berturut-turut. Italia tidak tampil di Piala Dunia 2018, 2022, dan kembali absen pada edisi 2026.
 
Situasi tersebut memicu banyak kritik dari mantan pemain internasional Italia yang menilai adanya penurunan kualitas dalam sistem sepak bola nasional.
 
FIGC kini menargetkan pembangunan ulang tim nasional dengan Piala Dunia berikutnya sebagai tujuan utama.
 

Maldini, Simbol Kejayaan Sepak Bola Italia


Keputusan FIGC menunjuk Maldini bukan tanpa alasan. Mantan bek legendaris tersebut dianggap sebagai salah satu simbol terbesar sepak bola Italia sepanjang masa.
 
Selama kariernya sebagai pemain, Maldini memperkuat AC Milan selama lebih dari dua dekade dan memenangkan berbagai trofi bergengsi, termasuk lima gelar Piala Eropa/Liga Champions.
 
Ia juga menjadi ikon pertahanan Italia dengan lebih dari 100 penampilan bersama tim nasional. Pengalaman Maldini sebagai pemain elite dan pemimpin di ruang ganti menjadi modal utama untuk mengembalikan kejayaan Gli Azzurri.

Kembali ke Dunia Manajemen Setelah Tinggalkan Milan


Bagi Maldini, jabatan baru di FIGC menjadi kembalinya ia ke dunia manajemen sepak bola setelah meninggalkan posisi direktur teknik AC Milan pada 2023.
 
Kepergiannya dari Milan saat itu berlangsung dengan hubungan yang kurang harmonis setelah periode sukses bersama klub.
 
Kini, Maldini menghadapi tantangan yang jauh lebih besar: membawa perubahan bagi sepak bola Italia secara keseluruhan.
 
Dengan ekspektasi tinggi dari publik, legenda berusia 57 tahun tersebut diharapkan mampu membangun kembali identitas Italia dan mengantarkan Gli Azzurri kembali ke panggung Piala Dunia. (Football Italia)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan