Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso (tengah) bersama para pemain. (Foto: AFP/Stefano Rellandini)
Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso (tengah) bersama para pemain. (Foto: AFP/Stefano Rellandini)

Tragedi 3 Edisi Beruntun! Italia Gugur Lewat Adu Penalti, Gattuso Ogah Bicara Soal Kontrak

Alfa Mandalika • 01 April 2026 09:29
Ringkasnya gini..
  • Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, enggan membicarakan kelanjutan kariernya bersama Timnas Italia setelah Gli Azzurri dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
  • Langkah Italia dalam perburuan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 harus terhenti setelah kalah melalui drama adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina dalam laga babak play-off zona Eropa pada Rabu, 1 April 2026 dini hari WIB. Pada laga tersebut Italia harus bermain dengan 10 orang di hampir sepanjang pertandingan sebelum akhirnya menyerah.
  • Ketika ditanya wartawan mengenai masa depan nya bersama Tim Nasional Italia pasca pertandingan tersebut, Gattuso enggan memberikan pendapatnya.
Zenica: Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, enggan membicarakan kelanjutan kariernya bersama Timnas Italia setelah Gli Azzurri dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. 
 
Langkah Italia dalam perburuan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 harus terhenti setelah kalah melalui drama adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina dalam laga babak play-off zona Eropa pada Rabu, 1 April 2026 dini hari WIB. Pada laga tersebut Italia harus bermain dengan 10 orang di hampir sepanjang pertandingan sebelum akhirnya menyerah.
 
Ketika ditanya wartawan mengenai masa depan nya bersama Tim Nasional Italia pasca pertandingan tersebut, Gattuso enggan memberikan pendapatnya. 

"Saya sama sekali tidak tertarik membicarakan masa depan saya hari ini. Ini menyakitkan, sungguh menyakitkan," ujar Gattuso dalam konferensi pers usai laga.
 
Eks AC Milan itu juga menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah rasa kecewa mendalam bagi seluruh tim dan publik Italia, bukan mengenai kontrak pribadinya. Gattuso menilai timnya telah memberikan segalanya dalam beberapa bulan terakhir dan merasa hasil ini sangat tidak adil bagi perjuangan para pemain.
 
"Di sini kita seharusnya membicarakan Italia, tentang seragam tim nasional. Ini adalah pukulan lain meski kali ini kita tidak pantas mendapatkannya. Kita pantas mendapatkan lebih dan itulah mengapa masa depan saya tidak penting," tambahnya.
 
Gattuso mulai menakhodai Italia pada Juni 2025, ia menggantikan Luciano Spalletti yang dipecat saat peluang Italia dalam kualifikasi mulai menipis. Awalnya, ia diberikan kontrak oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) hingga akhir Piala Dunia musim panas ini, dengan klausul perpanjangan otomatis hingga 2028 jika berhasil membawa Italia lolos ke turnamen yang akan digelar di Amerika tersebut.
 
Kegagalan ini memperpanjang catatan kelam Italia sebagai juara Piala Dunia empat kali. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, The Azzurri menjadi pemegang empat gelar juara dunia yang gagal menembus babak kualifikasi dalam tiga edisi berturut-turut.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan