Main Baik Meski tak Menghasilkan
Pelatih timnas U17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengakui bahwa hasil yang didapat timnya tidak sesuai harapan. Ia merasa timnya bermain baik pada babak pertama dan bisa menciptakan sejumlah peluang, termasuk penalti yang gagal dieksekusi Matthew Baker."Secara hasil kita tahu kita kalah, tentu tidak sesuai yang kita harapkan. Tapi tetap saya mengapresiasi kerja keras dari para pemain, terutama kedisiplinan mereka di sepanjang laga," ujar Kurniawan dalam keterangannya kepada media.
Baca juga: Debut Sempurna! Timnas Indonesia U-17 Bekuk Tiongkok, Pelatih Kurniawan Langsung Bidik Qatar
"Terus peluang kita juga ada, pada babak pertama ada tiga peluang dan penalti, tapi sayang belum bisa terjadi gol dan ke depannya tentu kita, coaching staff dan official, harus bekerja lebih keras untuk mengembalikan mental para pemain karena masih ada sisa satu pertandingan dan segala kemungkinan masih bisa terjadi," urainya.Keluhkan Transisi Negatif
Mantan striker timnas Indonesia itu mengakui bahwa transisi timnas U17 masih perlu perbaikan. Karena dua gol Qatar berasal dari transisi negatif akibat kegagalan Indonesia menghalau lawan."Memang dua gol terjadi karena transisi negatif kita, jadi ketika kita hilang bola tim lawan mampu memanfaatkan itu dan kita kurang siap dalam hal itu. Walaupun sepanjang babak pertama kita bermain cukup bagus," jelasnya.
Pulihkan Mental Lawan Jepang
Pada laga selanjutnya, timnas U17 akan menghadapi Jepang di partai pamungkas yang digelar Selasa, 12 Mei, nanti. Meski menghormati Jepang, Indonesia tak boleh gentar dan harus mengerahkan segalanya untuk meraih kemenangan."Kita respek ke Jepang, mereka tim kuat dan sudah dipastikan lolos. Tapi seperti yang saya katakan, segala sesuatu bisa terjadi dan daya juang anak-anak bisa lebih ditingkatkan," ulasnya.
Baca juga: Klasemen Sementara Grup B AFC U-17 2026, Indonesia Peringkat Berapa?
Karena itu, Kurniawan dan seluruh jajaran pelatih dan ofisial harus bekerja keras untuk segera memulihkan mental para pemain. Apalagi laga melawan Jepang krusial untuk menentukan apakah Indonesia bisa lolos ke babak gugur Piala Asia U17."Itu tugas kita sebagai coaching staff dan official untuk mengembalikan mental mereka untuk tidak semakin terpuruk karena peluang masih ada, masih terbuka, dan kita berusaha untuk fight, untuk maksimal, sampai perjuangan terakhir kita," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News