Indonesia memastikan tiket final setelah menghancurkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026 malam WIB.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia unggul selisih gol atas Malaysia dan finis di posisi teratas Grup A. Skuad Garuda tampil agresif hingga pertandingan berakhir demi mengamankan tiket ke partai puncak.
Mitchell Baker menjadi bintang kemenangan dengan mencetak lima gol. Empat gol lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.
Herdman Apresiasi Suporter Beri Semangat Pemain hingga Akhir
Herdman memberikan apresiasi khusus kepada suporter yang hadir langsung di SUGBK. Menurutnya, dukungan dari tribun semakin terasa ketika para pemain berjuang mengejar tambahan gol pada 20 menit terakhir pertandingan.
Dukungan tersebut dinilai Herdman membantu menjaga semangat pemain untuk terus memberikan tekanan hingga peluit akhir. Ia pun mengaku senang dapat merayakan keberhasilan lolos ke final bersama para suporter.
“Ya, pertama-tama, terima kasih banyak kepada para pendukung yang datang malam ini. Dukungan mereka sangat luar biasa. Di 20 menit terakhir, saat para pemain berjuang keras, mereka mendorong kami hingga akhir. Dan bisa merayakannya bersama mereka di akhir pertandingan,” ungkap Herdman.
Final Pertama bagi Herdman dan Pemain
Keberhasilan melaju ke final juga memiliki arti khusus bagi Herdman. Pelatih asal Inggris tersebut menyebut pertandingan final nanti menjadi final pertamanya bersama Timnas Indonesia.
Tidak hanya Herdman, sejumlah pemain Indonesia juga akan menjalani pengalaman pertama tampil di partai final. Meski demikian, Herdman meminta skuadnya tidak terlalu lama larut dalam perayaan.
“Maksud saya, ini adalah final pertama saya, final pertama bagi negara ini, dan final pertama bagi semua pemain ini. Jadi kami akan merayakannya, tetapi ini baru satu langkah. Satu langkah lagi yang telah kita ambil,” ujarnya.
Herdman menegaskan masih ada pertandingan penting yang harus dipersiapkan. Ia meminta para pemain memanfaatkan waktu untuk memulihkan kondisi sebelum kembali mengalihkan fokus ke laga final.
“Kami punya langkah yang lebih besar untuk dihadapi dalam dua sampai tiga hari ke depan. Jadi seperti yang saya katakan kepada para pemain, mereka bisa pemulihan, menikmati momen malam ini, lalu kita atur ulang fokus dan berjuang lagi. Kita punya trofi pertama yang harus dikejar, mengukir sejarah, dan terus membuat negara ini bangga,” pungkasnya.
(Muhammad Zaidan Rizky)