Kiper Newcastle United kini telah mengatakan kepada media bagaimana dia melihat kejadian itu.
“Di bahu, leher, dan dada. Saya hanya memejamkan mata dan berdoa agar Cristiano Ronaldo tidak memukul wajah saya juga. Saat saya melihat ia mendatangi saya, saya bahkan tidak melihatnya. Ini adalah situasi ketika penjaga gawang menutup matanya dan hanya mencoba menepis tembakan,” kata Dubravka, dikutip dari The Mag.
“Dan dia sebagai seorang striker, harus mengejar bola seperti itu. Saya tidak menyalahkan dia,” sambungnya.
Bermain secara sportif dan profesional, penjaga gawang Newcastle United tersebut mengatakan bahwa sepak bola memang keras.
“Ini olahraga, ini sepak bola,” akunya.
Sementara itu, situasi Ronaldo yang hampir saja mencetak gol, membuat bintang Portugal tersebut menggebu untuk menyumbang gol. Menurut Dubravka, tindakan Ronaldo wajar.
“Situasi seperti ini adalah miliknya. Tentu saja, dia sadar dia memukul saya. Dia bertanya padaku apakah aku baik-baik saja. Saya menganggapnya sportif. Saya mencoba untuk tetap berpikiran jernih dalam situasi ini,” katanya.
“Ini adalah olahraga kontak. Saat ini, ketika kita memiliki VAR, tidak ada gunanya menggunakan VAR,” tutupnya. (Jennifer Carorin Gouw/The Mag)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News