Pertandingan tersebut menjadi laga ketiga sekaligus penutup bagi Argentina pada jeda internasional periode ini. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menyiapkan laga tersebut untuk merayakan perjalanan karier Messi sebagai salah satu ikon sepak bola nasional.
Lionel Messi memutuskan pensiun dari panggung internasional setelah Argentina menjadi runner-up Piala Dunia 2026 usai kalah dari Spanyol di final. Periode tersebut juga diwarnai duka setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia.
Messi Sampaikan Pesan Haru Jelang Laga Perpisahan
Beberapa jam sebelum menjalani pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina, bintang Inter Miami tersebut menyampaikan pesan perpisahan kepada para pendukungnya.
"Hari yang tidak pernah kami inginkan akhirnya tiba. Ini adalah hari paling menyedihkan dalam hidup kami. Saya pergi dengan tenang karena telah memberikan segala yang saya bisa. Seragam ini adalah impian, kebanggaan, dan hidup saya. Terima kasih atas cinta yang begitu besar kepada saya," kata Messi.
Messi menutup pesannya dengan menyampaikan terima kasih kepada publik Argentina. Ia juga mencium jersey Timnas Argentina yang akan dikenakannya pada laga perpisahan tersebut.
Messi Tutup Karier dengan Rekor Bersama Argentina
Sejak debutnya di tim senior hingga pertandingan terakhirnya, Messi telah mencatatkan sejarah bersama La Albiceleste.
Selama memperkuat Timnas Argentina, pemain berusia 39 tahun itu mencatat 207 penampilan, 125 gol, dan 68 assist. Catatan tersebut menjadikannya pemain dengan penampilan dan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Argentina.
(Ahmad Raul)