Kylian Mbappe Minta Maaf usai Komentarnya tentang Mao Zedong Viral. (Foto: Josep LAGO / AFP)
Kylian Mbappe Minta Maaf usai Komentarnya tentang Mao Zedong Viral. (Foto: Josep LAGO / AFP)

Kylian Mbappe Minta Maaf usai Dua Sponsor China Putus Kerja Sama

Alfa Mandalika • 28 Oktober 2026 08:07
Ringkasnya gini..
  • Kylian Mbappe meminta maaf setelah komentarnya tentang meme Mao Zedong menuai kecaman karena dinilai menyakiti masyarakat China dan komunitas China di seluruh dunia.
  • Kontroversi bermula dari wawancara di kanal YouTube The Bridge, ketika Mbappe mengaku tertawa melihat meme yang menyunting wajahnya ke gambar Mao Zedong.
  • Dua perusahaan China, Mengniu dan Dongpeng, memutuskan mengakhiri seluruh kerja sama sponsor dengan penyerang Real Madrid tersebut pada Selasa (27/10).
Jakarta: Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, menyampaikan permintaan maaf setelah komentarnya tentang mantan pemimpin China, Mao Zedong, menuai kecaman. Kontroversi tersebut membuat dua perusahaan asal China memutuskan kerja sama sponsor dengannya pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Pemain berusia 27 tahun itu mengakui ucapannya tidak dipertimbangkan dengan baik. Ia menegaskan tidak bermaksud menyakiti masyarakat China maupun komunitas China di seluruh dunia.

"Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, saya menanggapi sebuah gambar diri saya. Komentar saya tidak dipertimbangkan dengan baik, dan sekarang saya memahami bahwa perkataan tersebut telah menyakiti banyak orang di China serta komunitas China di seluruh dunia," tulis Mbappe, dilansir dari The Athletic.

"Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh perkataan saya. Saya sama sekali tidak bermaksud demikian. Saya sangat menghormati masyarakat China dan sejarah mereka, serta dengan tulus meminta maaf," lanjutnya.
 

Awal Mula Kontroversi Meme Pemimpin China


Kontroversi ini bermula dari potongan video acara bincang-bincang televisi Prancis yang ditayangkan di kanal YouTube The Bridge. Dalam acara tersebut, Mbappe ditanya tentang meme atau lelucon gambar di internet yang paling membuatnya tertawa.

"Saat mereka membuat video seorang pria, saya rasa dia seorang diktator China, lalu mereka memasang wajah saya," kata Mbappe dalam video tersebut sambil menunjuk wajahnya.

Meski tidak menyebut nama secara langsung, tayangan itu menampilkan wajah Mbappe yang disunting ke dalam gambar mantan Ketua Partai Komunis China (PKC), Mao Zedong.

"Hal itu benar-benar membuat saya tertawa. Saya sering menggunakannya bersama teman-teman," tambahnya.
 
Video tersebut kini telah dihapus dari kanal YouTube The Bridge. Namun, potongan videonya telanjur beredar luas dan viral di Reddit serta media sosial lokal China.
 

Pemutusan Kerja Sama oleh Sponsor Utama


Menanggapi kontroversi tersebut, dua perusahaan besar asal China mengambil langkah tegas dengan menghentikan kerja sama sponsor dengan Mbappe.

Mengniu, salah satu produsen produk olahan susu terkemuka di China, menyampaikan pernyataan resmi melalui media sosial Weibo. Perusahaan itu menegaskan tidak menerima tindakan yang dinilai menyinggung masyarakat China.
 
"Terhitung mulai saat ini, perusahaan kami mengakhiri seluruh kerja sama dengan Kylian Mbappe. Mengniu tidak memberikan toleransi terhadap perkataan maupun tindakan apa pun yang menyinggung perasaan masyarakat China," tulis Mengniu dalam pernyataan resminya.

Dongpeng yang merupakan perusahaan minuman asal China, juga mengambil langkah serupa. Perusahaan tersebut menyatakan mengakhiri seluruh kerja sama dengan penyerang asal Prancis itu.

"Terhitung mulai saat ini, kami mengakhiri seluruh kerja sama dengan Kylian Mbappe. Kami berterima kasih kepada konsumen dan media atas perhatian mereka," demikian pernyataan resmi Dongpeng.

(Ahmad Raul)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan