Timnas Iran. (Foto: AFP)
Timnas Iran. (Foto: AFP)

Jelang Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 Terancam Kehilangan Peserta, Iran Pertimbangkan Mundur

Alfa Mandalika • 11 Maret 2026 20:40
Ringkasnya gini..
  • Partisipasi Tim Nasional Iran dalam ajang Piala Dunia 2026 kini berada di ujung tanduk. Ketidakpastian ini muncul menyusul eskalasi konflik militer besar-besaran yang melibatkan tuan rumah penyelenggara Piala Dunia 2026 yaitu Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan "operasi tempur besar" gabungan antara militer AS dan Israel untuk menyerang Iran. Serangan udara tersebut dilaporkan telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada 28 Februari 2026.
  • Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal dan pesawat tak berawak (drone) yang menargetkan wilayah Israel, pangkalan militer AS di Timur Tengah, serta sejumlah titik di negara-negara Teluk.
Teheran: Partisipasi Tim Nasional Iran dalam ajang Piala Dunia 2026 kini berada di ujung tanduk. Ketidakpastian ini muncul menyusul eskalasi konflik militer besar-besaran yang melibatkan tuan rumah penyelenggara Piala Dunia 2026 yaitu Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Eskalasi Konflik Menghambat Turnamen Sepakbola Terbesar di Dunia

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan "operasi tempur besar" gabungan antara militer AS dan Israel untuk menyerang Iran. Serangan udara tersebut dilaporkan telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada 28 Februari 2026.
 
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal dan pesawat tak berawak (drone) yang menargetkan wilayah Israel, pangkalan militer AS di Timur Tengah, serta sejumlah titik di negara-negara Teluk.
 
Situasi geopolitik yang memanas ini membuat Iran yang tergabung kedalam Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir menjadi tidak pasti.

Pernyataan Federasi Sepak Bola Iran

Dilansir dari The Sun, presiden Football Federation Islamic Republic of Iran (FFIRI), Mehdi Taj mengungkapkan bahwa dirinya ragu untuk  mengirimkan tim nasional Iran ke Piala Dunia 2026.

"Yang pasti adalah setelah serangan-serangan ini, sulit untuk memandang Piala Dunia dengan penuh harapan. Jika Piala Dunia berlangsung dalam kondisi seperti ini, orang waras mana yang akan mengirim tim nasionalnya ke tempat seperti itu?" ujar Mehdi Taj dalam keterangannya.

Keputusan di Tangan Otoritas Tertinggi

Meski secara teknis Iran telah lolos kualifikasi, Mehdi Taj menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai keikutsertaan Iran bukan berada di tangan federasi, melainkan di tangan otoritas olahraga dan keamanan tertinggi negara.
 
Hingga saat ini, pihak Fédération Internationale de Football Association (FIFA) selaku induk organisasi sepak bola internasional belum memberikan pernyataan resmi terkait status Iran sebagai peserta di tengah situasi yang terjadi saat ini. (Muhammad Zaidan Rizky)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan