Diketahui bahwa Roberto Carlos dibawa ke rumah sakit ketika sedang berlibur di Sao Paolo, Brasil, pada hari Rabu, 31 Desember 2025. Ia menjalani pemeriksaan dikarenakan terdapat pembekuan darah di kakinya.
Hasil dari pemeriksaan tersebut, terungkap bahwa terdapat permasalahan di jantungnya sehingga tidak berfungsi dengan baik. Akhirnya, dokter langsung mengambil tindakan bedah dan memasang kateter di jantung Roberto Carlos. Tindakan operasi tersebut dilakukan selama 3 jam.
Dilansir dari Diario AS, tindakan operasi yang dijalani oleh Roberto Carlos berlangsung cukup lama karena terdapat adanya komplikasi, namun prosedur operasi berjalan dengan lancar dan kondisi Carlos semakin membaik. Kini ia masih di rumah sakit untuk memantau kondisinya pasca operasi.
Setelah kondisi Roberto Carlos membaik, akhirnya ia memberikan klarifikasi di Instagram pribadi miliknya, @officialrc3. Di postingan tersebut, Roberto Carlos menyatakan bahwa dirinya tidak mengalami serangan jantung, dan menyatakan bahwa kondisinya baik-baik saja.
“Baru-baru ini saya menjalani tindakan medis pencegahan yang telah direncanakan sebelumnya dengan tim medis saya. Tindakan tersebut berhasil dan saya dalam keadaan sehat. Saya tidak mengalami serangan jantung,” tulis Carlos di Instagramnya.

(Unggahan terbaru Roberto Carlos terkait kondisinya. Dok. Instagram @oficialrc3)
“Saya pulih dengan baik dan berharap dapat segera kembali bugar sepenuhnya dan melanjutkan komitmen profesional dan pribadi saya,” lanjut Carlos.
| Baca juga: Sambangi Indonesia, Roberto Carlos Beri Pesan Penting untuk Pemain Muda |
Selain itu, Roberto Carlos juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak dan tim medis yang sudah merawatnya dengan baik. Ia juga meminta para penggemar agar tidak terlalu mengkhawatirkan kondisinya.
Roberto Carlos, salah satu bek kiri paling agresif sepanjang masa, telah mencatatkan 125 caps untuk timnas Brasil dan bermain selama 11 tahun di Real Madrid.
Ia merupakan bagian tim Piala Dunia Brasil yang mencapai final pada tahun 1998 dan memenangkan gelar pada tahun 2002. Ia juga membantu Brasil memenangkan Copa America pada tahun 1997 dan 1999.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News