Karikatur Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Google Gemini)
Karikatur Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Google Gemini)

Piala Dunia 2026

Trump Jadi Bulan-bulanan Netizen Usai AS Dihancurkan Belgia 1-4

Kautsar Halim • 07 Juli 2026 11:26
Ringkasnya gini..
  • Donald Trump ramai disindir di media sosial setelah Amerika Serikat dihancurkan Belgia 1-4 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
  • Folarin Balogun tetap tampil setelah FIFA menangguhkan pelaksanaan hukumannya, di tengah polemik usai Trump meminta Gianni Infantino meninjau kasus kartu merah sang striker.
  • Charles De Ketelaere mencetak dua gol, sementara Hans Vanaken dan Romelu Lukaku melengkapi kemenangan 4-1 Belgia atas tuan rumah.
Jakarta: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi sasaran ejekan di media sosial setelah Timnas AS tersingkir dari Piala Dunia 2026. The Yanks kalah telak 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar, hasil yang datang setelah kontroversi besar mengenai status bermain Folarin Balogun. 
 
Kontroversi tersebut bermula ketika Balogun mendapat kartu merah dalam pertandingan sebelumnya melawan Bosnia dan Herzegovina. Hukuman itu semestinya membuat Balogun menjalani larangan bermain pada laga berikutnya melawan Belgia.
 
Namun, FIFA kemudian menangguhkan pelaksanaan hukuman Balogun sehingga penyerang Amerika Serikat tersebut dapat tampil pada babak 16 besar. Keputusan itu memicu polemik luas karena diambil setelah Trump menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino dan meminta kasus tersebut ditinjau ulang.

FIFA menyatakan perkara disipliner diproses melalui mekanisme yudisial yang independen. Meski demikian, keterlibatan Trump dalam meminta peninjauan membuat keputusan tersebut menuai kritik dari berbagai pihak di dunia sepak bola.
 

Balogun Tetap Tampil, AS Justru Kalah Telak


Kembalinya Balogun tidak mampu menyelamatkan Amerika Serikat. 
 
Belgia tampil lebih efektif dan menghancurkan tuan rumah dengan skor 4-1. Charles De Ketelaere mencetak dua gol, sedangkan Hans Vanaken dan Romelu Lukaku melengkapi kemenangan Setan Merah. Amerika Serikat hanya mampu membalas melalui Malik Tillman. 
 
Balogun tetap tampil sebagai starter setelah hukuman kartu merahnya ditangguhkan. Namun, Amerika Serikat gagal mengubah penguasaan bola menjadi ancaman efektif untuk menandingi ketajaman Belgia. 
 
The Comeback mencatat Amerika Serikat hanya menghasilkan dua tembakan tepat sasaran. Belgia, sebaliknya, membukukan tujuh tembakan ke gawang dan empat di antaranya berbuah gol.  
 

Trump Jadi Sasaran Ejekan di Media Sosial


Kekalahan telak Amerika Serikat segera memicu gelombang reaksi di media sosial.  Sejumlah netizen mengaitkan hasil buruk tersebut dengan kontroversi sebelum pertandingan. 
 
Mereka menyindir Trump karena sebelumnya meminta Infantino meninjau kasus Balogun, tapi kembalinya sang striker tetap tidak mampu membawa AS melewati Belgia. 
 
Sebagian komentar bahkan menggambarkan situasi itu sebagai ironi. Sebab, beberapa netizen menyindir AS malah tampil mengecewakan setelah polemik tersebut mencuat. Sementara, komentar lain menilai kekalahan AS sebagai bentuk penegakan keadilan.
 
Reaksi tersebut merupakan pendapat para netizen di media sosial, bukan kesimpulan faktual mengenai penyebab kekalahan Amerika Serikat. Namun, derasnya ejekan menunjukkan betapa kontroversialnya keputusan FIFA menjelang pertandingan. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan