Kylian Mbappé dan Jurgen Klopp.  (Photo by FRANCK FIFE / AFP)
Kylian Mbappé dan Jurgen Klopp. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)

Mbappé Akui Hampir Gabung Liverpool, Ibunya Jatuh Cinta dengan Anfield

Alfa Mandalika • 23 September 2026 12:14
Ringkasnya gini..
  • Kylian Mbappé mengakui dirinya hampir bergabung dengan Liverpool pada 2017 ketika masih bermain untuk AS Monaco.
  • Ibunya sangat menginginkan kepindahan tersebut karena mengagumi Jürgen Klopp dan jatuh cinta dengan atmosfer Stadion Anfield.
  • Meski sempat bertemu Klopp dan mendengarkan proyek Liverpool, Mbappé akhirnya memilih Paris Saint-Germain (PSG). Ia ingin menjadi bintang di Paris, kota tempat dirinya lahir dan dibesarkan.
Jakarta: Kylian Mbappé mengakui dirinya hampir bergabung dengan Liverpool pada 2017 saat masih memperkuat AS Monaco. Namun, penyerang asal Prancis itu akhirnya memilih Paris Saint-Germain (PSG) karena ingin berkarier di kota kelahirannya, Paris.
 
Dalam wawancara dengan The Athletic, Mbappé mengungkapkan ibunya sangat menginginkan dirinya bermain untuk Liverpool. Sang ibu bahkan jatuh cinta dengan Stadion Anfield setelah menyaksikan langsung pertandingan dan merasakan atmosfer markas The Reds tersebut.
 
Liverpool memang sempat berupaya merekrut Mbappé ketika namanya mulai mencuri perhatian klub-klub besar Eropa. Saat itu, Mbappé masih berusia 18 tahun dan tampil impresif bersama Monaco.
 
"Ibu saya adalah penggemar berat Jürgen Klopp dan tujuan favorit ibu saya adalah Liverpool. Dia ingin saya pergi ke sana," kata Mbappé.
 

Ibunda Mbappé Jatuh Cinta dengan Anfield

 
Mbappé menceritakan ibunya sempat mengunjungi Liverpool untuk melihat langsung lingkungan klub. Ia mendatangi kota, stadion, serta bertemu dengan sejumlah orang dari Liverpool.
 
Menurut Mbappé, ibunya mendapatkan kesan positif setelah melihat langsung klub yang saat itu ditangani Klopp. Sang ibu menilai Liverpool sebagai klub besar dengan suasana kekeluargaan.
 
"Dia pergi ke sana untuk langkah pertama negosiasi. Dia pergi ke kota, dia pergi ke stadion, dia bertemu orang-orang. Dia berkata, 'Ini klub yang luar biasa, semua orang sangat baik, ini klub keluarga, klub besar,'" ujar Mbappé.
 
Ibunya juga menyaksikan beberapa pertandingan di Anfield seorang diri untuk merasakan atmosfer stadion tersebut. Ia ingin membayangkan putranya bermain di hadapan pendukung Liverpool.
   

"Dia pergi ke Anfield dan jatuh cinta dengan stadion itu. Dia menonton beberapa pertandingan sendirian, untuk merasakan atmosfernya, karena dia ingin membayangkan saya berada di stadion ini," kata Mbappé.
 
Mbappé mengakui dirinya memiliki hubungan yang baik dengan Klopp. Ia menghormati pelatih asal Jerman tersebut dan menganggap Liverpool sebagai klub besar.
 
Mbappé turut mengenang pertemuan usaha Liverpool untuk mendapatkan tanda tangannya tersebut. Ia mengatakan Klopp memaparkan proyek Liverpool ketika mereka berada di dalam pesawat.
 
"Saya berkata, 'Anda tidak perlu meyakinkan saya. Anda adalah Jürgen Klopp, ini Liverpool, klub hebat, jadi tentu saja jika saya di sini, saya tertarik. Tapi saya punya hal lain, proyek lain, yang juga bagus,'" kata Mbappé.
 
Mbappé mengaku saat itu memiliki sejumlah pilihan dari klub-klub besar Eropa. Ia merasa keputusan apa pun yang diambilnya akan menjadi pilihan yang baik untuk melanjutkan karier.
 

Mbappé Pilih PSG demi Bermain di Kota Kelahiran

 
Meski memiliki kedekatan dengan Liverpool, Mbappé akhirnya memutuskan bergabung dengan PSG pada 2017 setelah meninggalkan Monaco.
 
Keputusan tersebut diambil karena ia ingin bermain di Paris, kota tempat dirinya lahir dan dibesarkan. Mbappé mengaku ingin membuktikan kemampuannya di hadapan masyarakat kota kelahirannya.
 
"Saya memutuskan untuk pergi ke PSG karena bagi saya, yang lahir dan besar di Paris, tidak ada perasaan yang lebih baik daripada menunjukkan bahwa saya bisa menjadi bintang di kota kelahiran saya," pungkasnya.

(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan