Menanggapi itu, Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin terkaget-kaget dan menduga ada lobi tingkat tinggi yang luar biasa. Sebab, Indonesia artinya masih dipercaya dunia internasional dengan adanya kenangan buruk Tragedi Kanjuruhan dan kegagalan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
"Sebenarnya saya agak kaget karena sebelumnya di Piala Dunia U-20 kita tidak diberikan. Pasti ini ada lobi tingkat tinggi. Dan sorry to say, ini adalah pekerjaan yang luar biasa dari Erick Thohir sebagai ketua PSSI," ucap Coach Justin di medsos yang beredar.
"Kalau dibilang pelipur lara karena kita kehilangan tuan rumah Piala Dunia U-20 bukan juga karena level U-20 lebih besar, banyak pemain muda yang bagus, dan akan memberi image lebih bagus pastinya. Sedangkan kalau U-17 terlalu muda," lanjutnya
Coach Justin lantas memuji peran luar biasa Erick Thohir yang belum terlalu lama memimpin PSSI. Sebab, selain sukses mendatangkan timnas Argentina dan membuat Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17, PSSI juga berencana mendatangkan Pierluigi Collina.
"Kalian boleh tidak setuju, Erick Thohir membawa perkembangan sepak bola luar biasa. Setelah mendatangkan Argentina, kemudian mau mendatangkan salah satu mantan wasit terbaik dunia Pierluigi Collina," tutur Coach Justin.
"Kita membutuhkan wasit yang lebih baik lagi. Kehadiran Collina sangat penting. Apalagi saat tes wasit, hanya 18 yang lolos dari 160 wasit Indonesia. Gebrakan Erick Thohir apalagi yang buat kita salut," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News