Kebersamaan Fadly Alberto dengan ibundanya dan pihak PNM. (Foto: Istimewa)
Kebersamaan Fadly Alberto dengan ibundanya dan pihak PNM. (Foto: Istimewa)

Kisah Inspiratif Sang Ibu yang Membesarkan Striker Timnas U-16 Fadly Alberto

Kautsar Halim • 19 Juli 2024 18:29
Jakarta: Fadly Alberto Hangga merupakan salah satu pemain yang ikut membawa timnas Indonesia menjadi juara 3 Piala AFF atau ASEAN U-16 Boy Championship 2024. Namun, permainan apiknya sebagai striker tak hanya datang karena skill dan latihan keras, melainkan juga dari dukungan orang tua, khususnya sang ibu.
 
Piana adalah orang tua tunggal yang membesarkan Fadly dan mendukung kariernya sebagai pesepak bola profesional. Meski saat ini Fadly telah sukses menjadi atlet, Piana bersikukuh untuk tetap menjalani usaha. 
 
Piana sempat mendapatkan bantuan modal untuk membuka usaha warung dengan bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) unit Trucuk, Banjarsari. 

Pasang surut menjalani usaha warung dialami oleh Piana. Apalagi di tahun 2022, ia menderita sakit hingga warungnya terus merugi dan akhirnya tutup.
 
Ia sempat kesulitan untuk bangkit menjalani usaha. Akhirnya, Piana memilih menjadi buruh cuci baju sambil menjadi pengasuh anak di rumah tetangganya. 
 
Mengetahui hal tersebut, pendamping dari PNM turut membantu memberikan saran agar Piana melihat potensi usaha dari sekelilingnya. Piana lantas disarankan untuk membuka laundry sederhana dan menjual jus buah segar. 
 
Tetangga di sekitar rumahnya banyak yang membutuhkan bantuan buruh cuci harian sehingga usaha laundry sederhana cocok untuk dijalani oleh Piana. Kini, Piana optimistis kembali menjalani usaha dengan membuka laundry sederhana serta usaha jus buah dan bumbu dengan bantuan alat-alat dari PNM.
 
Fadly pun turut mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada PNM telah memberikan bantuan untuk usaha Ibunya. "Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan mempermudah pekerjaan ibu saya," ucap Fadly.
 
Direktur Operasional PNM, Sunar Basuki, menyatakan komitmen PNM bukan hanya dalam memberikan modal usaha tetapi juga memberikan pendampingan agar usaha nasabah bisa bangkit, bertahan dan berkembang. 
 
"Nasabah yang usahanya jatuh perlu uluran tangan untuk bisa bangkit kembali. Terkadang, jatuhnya usaha mereka bukan hanya soal uang tetapi juga minimnya kemampuan melihat peluang pasar sehingga di sana lah PNM hadir melakukan pendampingan usaha,” jelas Sunar.
 
Sunar juga meyakini ada begitu banyak tantangan usaha yang dijalankan oleh para ibu rumah tangga. Oleh karena itu, tiga modal yang diberikan oleh PNM berupa finansial, intelektual dan sosial terus dioptimalkan. 
 
"Kami berharap tiga modal yang PNM tawarkan menjadi solusi bagi usaha nasabah agar mampu melewati pasang surut usaha," tutup Sunar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan