Mulai dari kapten Real Madrid Karim Benzema, pelatih Carlo Anceloti hingga presiden Florentino Perez telah berbicara tentang potensi kuat bakal mendatangkan Mbappe dalam beberapa waktu ini. Bagi Leonardo, itu tidak pantas dilakukan karena Mbappe masih berstatus pemain PSG.
"Ini adalah contoh dari kurangnya respek terhadap PSG dan Mbappe," kata Leonardo ketika diwawancarai L'Equipe, Rabu (6/10/2021).
"Faktanya pada minggu yang sama, terdapat pemain Real Madrid (Karim Benzema), lalu pelatih Real Madrid (Ancelotti) dan sekarang presiden (Perez) berbicara tentang Kylian yang seolah-olah sudah menjadi bagian dari mereka," tambahnya.
"Saya ulangi: ini adalah sikap kurangnya rasa hormat yang tak bisa kami toleransi," lanjut Leonardo.
Komentar Leonardo tersebut muncul setelah Perez mengeluarkan pernyataan mengejutkan bahwa Madrid sedikit lagi mencapai kesepakatan dengan Mbappe dan bakal mendapatkan tanda tangannya pada bursa transfer Januari tahun depan.
"Pada Januari, kami akan memiliki kabar tentang Mbappe. Kami harap 1 Januari segalanya bisa selesai," kata Perez kepada media Spanyol beberapa waktu lalu.
Namun tak lama kemudian, RMC Sport melaporkan bahwa Perez mengklarifikasi pernyataan itu dengan menyebut banyak yang telah salah paham.
"Komentar saya disalahartikan. Apa yang saya bilang, bahwa kami menanti sampai tahun depan untuk mengetahui lebih lanjut. Kami selalu respek dengan PSG yang memiliki hubungan baik dengan kami," tegas Perez. (ANT)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News