Ketum PSSI Mochamad Iriawan menyalami para penggawa timnas U-19. (Foto: PSSI.org)
Ketum PSSI Mochamad Iriawan menyalami para penggawa timnas U-19. (Foto: PSSI.org)

Indisipliner Serdy dan Yudha Jadi Peringatan Buat Seluruh Penggawa Timnas-19

Olahraga timnas u-19
Kautsar Halim • 04 Desember 2020 08:46
Jakarta: Ketum PSSI Mochamad Iriawan membenarkan bahwa Serdy Ephi Fano dan Yudha Febrian dicoret sebagai skuat timnas U-19 karena keasyikan dugem. Itu dikatakannya setelah beredar video kedua pemain keluyuran di diskotek pada Kamis 3 Desember.
 
“Kedua pemain sudah dikeluarkan karena indisipliner. Mereka dugem hingga dini hari dan latihan pagi terlambat. Mereka sudah dicoret dan bukan lagi bagian dari timnas U-19,” kata Iriawan di laman resmi PSSI.
 
Sebelumnya, asisten pelatih timnas U-19 Nova Arianto sempat memamparkan alasan pencoretan Serdy dan Yudha pada Selasa 24 November lalu. Tapi, keduanya hanya disebutkan telah melakukan tindakan indisipliner terlambat latihan, tidak melakukan timbang badan serta baru kembali ke hotel pada pukul 03.00 WIB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun kini, Iriawan memperjelasnya dengan mengatakan bahwa PSSI sudah meminta rekaman CCTV kepada pihak Hotel Fairmont yang hasilnya kedua pemain tersebut pernah terlihat baru kembali ke hotel pada Senin 23 November pukul 02.30 WIB.
 
Dengan adanya pelanggaran tersebut, Iriawan pun meminta semua penggawa timnas U-19 untuk tidak macam-macam dan mengikuti semua instruksi pelatih saat menjalani pemusatan latihan (TC). Dia tidak ingin kesalahan itu terulang lagi. 
 
“Tidak ada tempat bagi pemain yang indisipliner. Ini peringatan bagi semua pemain untuk lebih disiplin,” pungkas Iriawan.
 


 
(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif