Selebrasi para pemain Sevilla usai meraih gelar Liga Europa 2019--2020 (Foto: AFP/Lars Baron)
Selebrasi para pemain Sevilla usai meraih gelar Liga Europa 2019--2020 (Foto: AFP/Lars Baron)

8 Fakta Menarik Usai Sevilla Raih Gelar Liga Europa

Olahraga liga dunia inter milan liga europa sevilla
Patrick Pinaria • 22 Agustus 2020 08:02
Jakarta: Sevilla menjadi jawara Liga Europa 2019--2020. Gelar kompetisi kasta kedua Eropa itu berhasil direngkuh Los Nervionenses usai menaklukkan Inter Milan dengan skor tipis 3-2 pada babak final, Sabtu 22 Agustus dini hari WIB.
 
Romelu Lukaku menjadi mimpi buruk bagi Inter pada laga ini. Sebab, gol bunuh diri penyerang asal Belgia itu memastikan kemenangan dan gelar untuk Sevilla.
 
Awalnya, Lukaku berhasil membuka keunggulan untuk Inter pada menit kelima lewat eksekusi penalti. Namun, Sevilla berhasil membalikkan keadaan lewat dua gol dicetak Luuk De Jong sebelum akhirnya kedudukan kembali disamakan Inter lewat gol Diego Godin pada menit ke-35.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Petaka untuk Inter datang pada menit ke-74. Gawang mereka kebobolan gara-gara gol bunuh diri Lukaku akibat salah mengantisipasi tembakan salto Diego Carlos. Gol itu pun mengantarkan Sevilla menang dengan skor 3-2 dan menjadi juara Liga Europa musim ini.
 
Ini menjadi gelar keenam Sevilla di Liga Europa. Torehan tersebut sekaligus mempertegas dominasi Los Palanganas di kompetisi itu. Sebab, Sevilla menjadi tim paling banyak mengoleksi gelar Liga Europa.
 
Selain catatan di atas, masih ada fakta menarik lainnya usai Sevilla meraih gelar Liga Europa 2019--2020. Berikut di antaranya yang sudah dihimpun Medcom.id:
 
1. Ashley Young menjadi pemain Inggris pertama yang tampil sebagai starter di tim luar Britania Raya di final kompetisi Eropa sejak 19 tahun silam. Terakhir kali, pemain Inggris yang tampil bersama tim luar Britania Raya di final kompetisi Eropa adalah Owen Hargreaves pada 2001. Ketika itu, Hargreaves tampil untuk Bayern Muenchen.
 
2. Sevilla menjadi tim tersukses di Liga Europa lantaran sudah mengoleksi enam gelar di kompetisi tersebut. Sebab, mereka menjadi tim paling banyak mengoleksi gelar tersebut.
 
3. Final Liga Europa musim ini menjadi final kesepuluh Inter di kompetisi Eropa. Ini juga merupakan final pertama I Nerazzurri di kompetisi Eropa sejak 2010. Kala itu, Inter tampil di final Liga Champions.
 
4. Penampilan pada laga ini menjadi penampilan pertama Jesus Navas bersama Sevilla di final Liga Europa sejak 13 tahun silam. Terakhir kali, ia tampil untuk Sevilla di final Liga Europa pada musim 2006--2007.
 
5. Romelu Lukaku menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam enam pertandingan berturut-turut di fase gugur kompetisi Eropa sejak 7 tahun silam. Terakhir kali, torehan itu dicatatkan oleh Cristiano Ronaldo pada 2012 dan 2013.
 
6. Sevilla dan Inter Milan sudah berbalas satu gol ketika laga baru berjalan 12 menit. Ini menjadi aksi berbalas satu gol tercepat di final Liga Europa sejak 1990. Terakhir kali, momen itu terjadi pada laga final Liga Europa 1989--1990 antara Fiorentina vs Juventus. Pada laga itu, kedua tim bermain imbang 1-1 ketika laga baru berjalan 10 menit.
 
7. Diego Godin menjadi pemain keenam yang mencetak gol di dua kompetisi Eropa, yakni Liga Champions dan Liga Europa.
 
8. Sejak 2009--2010, pelatih asal Spanyol mendominasi final Liga Europa. Mereka telah memenangkan enam dari 11 pertandingan final kompetisi tersebut.
 
(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif