Tambahan tiga poin menjadi syarat penting bagi skuad asuhan Thomas Tuchel untuk menjaga peluang finis sebagai juara Grup L. Namun, kemenangan atas Panama saja belum cukup. Inggris juga masih harus berharap hasil laga Kroasia melawan Ghana berpihak kepada mereka agar dapat mengambil alih posisi puncak grup.
Situasi Grup L Masih Menarik
Grup L sudah memastikan dua tim lolos ke fase gugur, yakni Inggris dan Ghana. Keduanya sama-sama mengoleksi empat poin dan berada di posisi pertama serta kedua.
Sementara itu, Kroasia yang berada di peringkat ketiga dengan tiga poin masih menjaga peluang untuk melaju. Di sisi lain, Panama sudah dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan pada laga awal.
Kondisi ini membuat laga Inggris vs Panama tetap penting bagi The Three Lions. Selain untuk memperbaiki posisi akhir grup, kemenangan juga dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan diri sebelum memasuki fase gugur.
Performa Inggris Belum Sepenuhnya Stabil
Inggris memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil meyakinkan setelah mengalahkan Kroasia 4-1. Kemenangan besar tersebut sempat membuat The Three Lions terlihat sebagai salah satu kandidat kuat di turnamen ini.
Namun, performa Inggris menurun pada laga kedua. Mereka gagal mencetak gol dan harus puas bermain imbang 0-0 melawan Ghana.
Hasil tersebut menjadi sinyal bahwa Inggris masih perlu meningkatkan efektivitas serangan. Melawan Panama, Tuchel kemungkinan akan menuntut timnya tampil lebih tajam sejak awal pertandingan.
Panama Incar Poin Pertama
Panama datang ke laga ini tanpa beban besar karena sudah dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Namun, tim asuhan Thomas Christiansen tetap memiliki motivasi untuk meraih poin pertama.
Dalam dua laga sebelumnya, Panama kalah dari Ghana dan Kroasia dengan skor identik 0-1. Meski belum meraih poin, Panama menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang mudah dibobol.
Pertahanan rapat dan kekalahan tipis dalam dua pertandingan menjadi modal Panama untuk mencoba memberi kejutan kepada Inggris.
Rekor Pertemuan Menguntungkan Inggris
Inggris dan Panama baru sekali bertemu di putaran final Piala Dunia. Pertemuan itu terjadi pada fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia.
Saat itu, Inggris menang telak 6-1 atas Panama. Harry Kane menjadi bintang dengan mencetak hattrick, sementara John Stones menyumbang dua gol dan Jesse Lingard mencetak satu gol.
Panama hanya mampu membalas melalui Felipe Baloy. Gol tersebut menjadi gol pertama Panama sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Rekor tersebut jelas membuat Inggris lebih diunggulkan. Namun, Panama kini datang dengan skuad dan pengalaman yang berbeda dibandingkan delapan tahun lalu.
Panama Merasa Sudah Banyak Berubah
Pelatih Panama, Thomas Christiansen, menilai timnya saat ini sudah berkembang dibandingkan ketika terakhir kali menghadapi Inggris pada Piala Dunia 2018.
Christiansen juga menegaskan bahwa laga melawan Inggris akan menjadi kesempatan bagi Panama untuk membuktikan kualitas mereka di lapangan.
“Pertama-tama, saya ingin memberikan rasa hormat kepada Harry Kane. Saya pikir kami telah banyak berubah sejak terakhir kali Inggris menghadapi Panama delapan tahun lalu. Sekarang kami harus membuktikannya di lapangan besok,” kata Christiansen seperti dilansir Antara.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Panama tidak ingin hanya menjadi pelengkap pada laga terakhir Grup L. Mereka tetap berambisi menutup turnamen dengan hasil positif.
Inggris Tidak Turun dengan Kekuatan Penuh
Thomas Tuchel memastikan Inggris siap mengejar kemenangan meski tidak sepenuhnya turun dengan komposisi terbaik.
Reece James dipastikan absen karena cedera. Selain itu, Elliot Anderson, Declan Rice, dan Bukayo Saka sempat mengalami masalah ringan setelah laga melawan Ghana.
Meski begitu, Tuchel menyebut sebagian besar pemain sudah kembali berlatih dan siap dimainkan.
“Hari ini mereka berlatih penuh bersama tim. Setelah pertandingan melawan Ghana mereka memang mengalami sedikit masalah, tetapi mereka memiliki cukup waktu untuk pulih. Selain Reece James, semua pemain tersedia dan siap bermain,” ujar Tuchel.
Kunci Laga: Ketajaman Inggris di Sepertiga Akhir
Inggris tetap unggul dari sisi kualitas pemain, kedalaman skuad, dan pengalaman turnamen. Dengan adanya Harry Kane, Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan Marcus Rashford, The Three Lions memiliki banyak opsi untuk membongkar pertahanan Panama.
Namun, Panama kemungkinan akan bermain disiplin dan menunggu peluang lewat serangan balik. Kekalahan tipis dari Ghana dan Kroasia membuktikan bahwa mereka cukup mampu bertahan dalam tekanan.
Karena itu, kunci kemenangan Inggris ada pada efektivitas penyelesaian akhir. Jika mampu mencetak gol cepat, laga bisa berjalan lebih nyaman bagi pasukan Thomas Tuchel.
Prediksi Susunan Pemain
Panama: Mosquera; Blackman, Cordoba, Ramos, Harvey, Andrade, Murillo; Martinez, Rodriguez, Barcenas; Fajardo.
Inggris: Pickford; Quansah, Konsa, Guehi, O'Reilly; Mainoo, Anderson, Bellingham; Saka, Kane, Rashford.
Prediksi Skor Inggris vs Panama
Inggris lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini. Meski Tuchel berpotensi melakukan rotasi dan tidak bisa memainkan Reece James, kualitas skuad The Three Lions masih berada di atas Panama.
Panama bisa memberi perlawanan melalui pertahanan rapat, tetapi Inggris memiliki daya serang yang lebih lengkap. Jika mampu tampil lebih efektif dibandingkan saat melawan Ghana, Inggris berpeluang menang tanpa kebobolan.
Prediksi skor medcom.id: Panama 0-2 Inggris
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda