Di bawah arahan Luis Enrique, PSG berhasil meraih lima trofi dalam satu musim. Prestasi paling bergengsi datang dari Liga Champions setelah mereka berhasil mempertahankan gelar juara Eropa dengan mengalahkan Arsenal melalui adu penalti di Budapest, Hungaria.
PSG mengungguli empat nominasi lainnya, yakni Arsenal, Bayern Munchen, Bodo/Glimt, dan Flamengo. Penghargaan yang diumumkan dalam seremoni di London, Inggris, pada Senin, 26 Oktober 2026, sekaligus menegaskan dominasi Les Parisiens di sepak bola Eropa.
PSG Pertahankan Gelar Klub Terbaik Ballon d’Or
Penghargaan Men’s Club of the Year diberikan kepada klub berdasarkan pencapaian sepanjang periode penilaian, termasuk performa di lapangan, trofi yang diraih, momen bersejarah, serta aspek sportivitas. PSG dinilai layak kembali meraih penghargaan setelah mencatatkan prestasi besar di kompetisi domestik maupun Eropa.
Keberhasilan ini menjadi penghargaan kedua secara beruntun bagi PSG. Pada edisi 2025, mereka meraih gelar tersebut setelah menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, sekaligus mengamankan sejumlah gelar domestik.
Pada 2026, PSG kembali menunjukkan konsistensi dengan mempertahankan gelar Liga Champions. Mereka menjadi salah satu klub yang berhasil menjuarai kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa dalam dua musim berturut-turut pada era modern.
Arsenal, Bayern Munchen, Bodo/Glimt, dan Flamengo juga masuk daftar nominasi berkat pencapaian masing-masing. Namun, keberhasilan PSG mengoleksi lima trofi sepanjang musim 2025–2026 membuat klub asuhan Luis Enrique kembali menjadi pilihan utama.
Lima Trofi PSG Sepanjang Musim 2025–2026
PSG mengawali rangkaian prestasinya dengan meraih UEFA Super Cup dan FIFA Intercontinental Cup. Kedua gelar tersebut menambah koleksi trofi internasional mereka sekaligus memperkuat status PSG sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Di kompetisi domestik, PSG berhasil menjuarai Ligue 1 dan Trophée des Champions. Gelar liga menjadi bukti konsistensi mereka sepanjang musim, sedangkan keberhasilan di Piala Super Prancis melengkapi pencapaian di level nasional.
Puncak kesuksesan PSG terjadi ketika mereka mempertahankan gelar Liga Champions. Dalam partai final di Puskás Aréna, Budapest, PSG menghadapi Arsenal dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui adu penalti.
Setelah bermain imbang 1-1, PSG menang 4-3 dalam adu penalti dan memastikan gelar Liga Champions kedua secara beruntun. Hasil tersebut melengkapi koleksi lima trofi mereka pada musim 2025–2026 dan menjadi faktor utama dalam keberhasilan meraih penghargaan klub terbaik.
Dominasi PSG Diperkuat Prestasi Individu
Kesuksesan PSG juga tercermin dari banyaknya pemain mereka yang masuk nominasi Ballon d’Or 2026. Sebanyak 10 pemain PSG masuk daftar 30 kandidat penghargaan pemain terbaik dunia, jumlah yang menjadi rekor baru untuk satu klub dalam satu edisi.
Ousmane Dembele menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian setelah meraih Ballon d’Or 2025. Pada edisi 2026, sejumlah pemain PSG lainnya seperti Achraf Hakimi, Khvicha Kvaratskhelia, Vitinha, dan Nuno Mendes juga masuk daftar nominasi.
Selain penghargaan untuk para pemain, Luis Enrique turut masuk nominasi kategori pelatih terbaik. Matvey Safonov dan Warren Zaire-Emery juga mendapat pengakuan melalui nominasi di kategori Trofi Yashin dan Trofi Kopa.
Rangkaian pencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan PSG membangun tim dengan kontribusi kolektif yang kuat. Gelar Men’s Club of the Year 2026 menjadi pelengkap dari musim bersejarah mereka dan mempertegas posisi klub sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
(Mohammad Althaf Musyaffa)