Persaingan Elite ASEAN
Kehadiran deretan raksasa ASEAN yang bertarung di panggung AFC Champions League (ACL) Elite, seperti Buriram United, Johor Darul Ta'zim (JDT), hingga Port FC, menjadi bukti sahih betapa beratnya persaingan di Shopee Cup musim ini. Secara kasta, tim-tim tersebut berada satu level di atas Pangeran Biru yang saat ini masih berlaga di kompetisi ACL Two."Tantangan utama di Shopee Cup adalah kami harus menghadapi tim-tim level elite yang juga bertanding di Champions League Elite. Ini jelas kompetisi yang jauh lebih berat," ungkap Tolic di laman resmi Persib.
Fokus Kualitas, Bukan Sekadar Hadiah dan Poin Koefisien
Saat disinggung mengenai sistem kompetisi Shopee Cup yang tidak mendongkrak poin koefisien klub maupun negara di pemeringkatan AFC, pelatih asal Kroasia itu mengaku sama sekali tidak ambil pusing. Bagi Tolic, nilai tambah terbesar dari turnamen regional ini bukanlah sekadar raihan hadiah uang atau perhitungan poin, melainkan kesempatan berharga untuk menguji mental dan kualitas tim melawan para raksasa Asia.Pengalaman berharga di level internasional tersebut diyakini akan menjadi modal berharga bagi Persib dalam mengarungi ketatnya persaingan di kompetisi domestik, Super League.
"Kami tidak terlalu memikirkan hadiah uang, fokus utama kami adalah tampil sebaik mungkin di setiap laga. Bertanding di level tinggi Asia membuat pertandingan di liga domestik terasa jauh lebih mudah bagi kami," tambahnya optimistis.