Timnas Italia
Timnas Italia

Timnas Italia

Donnarumma Tangisi Kegagalan Italia Lolos Piala Dunia 2026

Rizki Yanuardi • 03 April 2026 19:31
Jakarta: Penjaga gawang sekaligus kapten tim nasional Italia, Gianluigi Donnarumma, mengungkapkan kesedihan mendalam dirinya setelah gagal membawa Azzuri menuju Piala Dunia 2026. Italia dipastikan absen untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah takluk dari Bosnia dan Herzegovina pada laga final play-off zona Eropa melalui drama adu penalti pada Rabu, 1 April 2026 dini hari WIB.
 
Kiper dari Manchester City tersebut mengungkapkan kesedihannya setelah gagal membawa Italia tampil di Piala Dunia 2026 melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 1 April 2026.
 
"Setelah pertandingan, saya menangis karena kekecewaan tidak mampu membawa Italia ke tempat yang seharusnya," tulis kapten dari timnas Italia tersebut.

Penjaga gawang berusia 27 tahun itu kemudian menjabarkan lebih lanjut mengenai beban emosional yang ia tanggung sebagai pemimpin di lapangan. Donnarumma juga merasa bertanggung jawab tidak hanya kepada rekan setimnya, tetapi juga kepada jutaan pendukung setia Azzuri yang telah lama menantikan kembalinya martabat sepak bola Italia di panggung dunia. 
 
"Saya menangis karena kesedihan yang sangat mendalam yang saya rasakan, bersama seluruh tim Azzurri yang dengan bangga saya pimpin sebagai kapten, dan saya tahu, saat ini, kalian para pendukung Tim Nasional kami pun merasakan hal yang sama," tambah Donnaruma.
 
Meski terpukul, dalam unggahan tersebut sang kapten juga menyerukan rekan-rekannya untuk segera bangkit dan memulihkan martabat sepak bola Italia di kancah internasional.
 
"Setelah kekecewaan sebesar ini, kita harus menemukan keberanian untuk membalik halaman, sekali lagi. Dan untuk melakukannya, dibutuhkan banyak kekuatan, gairah, dan keyakinan. Selalu percaya, itulah mesin untuk terus maju. Karena hidup tahu cara memberi penghargaan kepada mereka yang memberikan segalanya, tanpa menahan diri. Dan dari sinilah kita harus memulai kembali. Bersama-sama. Sekali lagi. Untuk mengembalikan Italia ke tempat yang pantas didudukinya," pungkasnya.
 
Kegagalan ini memperpanjang catatan kelam Italia yang merupakan juara dunia empat kali harus gagal kembali tampil dalam tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut. Skuad asuhan Gattuso harus menelan pil pahit setelah kalah dalam laga final play-off Eropa dari Bosnia dan Herzegovina. Bahkan kekalahan dari Bosnia dan Herzegovina yang menghuni peringkat 66 dunia itu dilabeli media nasional Italia sebagai "Kiamat Ketiga". (Muhammad Zaidan Rizky)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RIZ)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan