Lewat laman resminya pada senin 30 Maret 2026, GFA mengonfirmasi bahwa Otto Addo sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala timnas Ghana. Namun, GFA tetap berterima kasih dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan Addo.
"GFA telah berpisah dengan pelatih kepala tim nasional senior putra, Otto Addo, berlaku efektif segera. Asosiasi ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Otto Addo atas kontribusinya kepada tim dan mendoakan yang terbaik untuknya dalam upaya-upaya di masa depan. Asosiasi Sepak Bola Ghana akan mengumumkan arah teknis baru Black Stars pada waktunya," tulis pernyataan di situs resmi GFA.
Pemecatan Addo tak lepas dari tren negatif yang dialami Ghana dalam rangkaian laga persahabatan belakangan ini. Rinciannya, Ghana kalah dari Jerman (1-2), Austria (1-5), Korea Selatan (0-1), dan Jepang (0-2).
Hingga saat ini, pihak GFA belum menginformasikan lebih lanjut mengenai sosok pengganti Addo maupun alasan spesifik di balik pemutusan kontrak tersebut. Situasi ini memicu tanda tanya besar mengingat turnamen sepak bola terakbar dunia sudah di depan mata.
Baca juga: Gacor di Lyon, Endrick Yakin ke Piala Dunia Bersama Brasil
Tahun ini merupakan tahun kedua Addo menjabat sebagai pelatih timnas Ghana. Ia kembali ditunjuk setelah klub asal Jerman, Borussia Dortmund, sepakat melepasnya dari peran pengembangan bakat pada Maret 2024.
Sebelumnya, Addo pernah menjabat sebagai pelatih sementara pada tahun 2022 dan mendampingi tim di Piala Dunia Qatar. Saat itu, ia berhasil membawa Ghana mengalahkan Korea Selatan, meski akhirnya harus tersingkir di fase grup.
Keputusan GFA memberhentikan Addo bisa dibilang sebagai tindakan yang sangat beresiko bagi timnas Ghana. Sebab, pelatih baru yang nantinya akan ditunjuk hanya memiliki waktu singkat untuk membangun kekompakan tim melalui dua laga uji coba tersisa, yakni melawan Meksiko dan Wales pada akhir Mei serta awal Juni mendatang.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News