Performa Tresoldi semakin ramai diperbincangkan setelah mencetak hat-trick saat Club Brugge mengalahkan Inter Milan dengan skor 4-3 pada pertandingan Liga Champions, Selasa, 13 Oktober 2026. Tiga gol tersebut menjadi salah satu penampilan paling menonjol dalam perjalanan kariernya sejauh ini.
Reuters melaporkan, Tresoldi mencetak gol melalui titik penalti sebelum menambah dua gol lainnya untuk membantu Club Brugge meraih kemenangan dramatis di kandang Inter. Penampilan itu membuat perhatian terhadap masa depan sang penyerang semakin besar.
Lahir di Italia, Besar di Jerman, Punya Darah Argentina
Nicolò Tresoldi lahir di Cagliari, Italia, pada 20 Agustus 2004. Ia merupakan putra mantan pesepak bola Italia, Emanuele Tresoldi, dan Barbara Caffi yang memiliki latar belakang Argentina.
Keluarganya kemudian pindah ke Jerman ketika Tresoldi masih berusia sekitar 13 tahun. Di negara tersebut, ia melanjutkan perkembangan sepak bolanya dan meniti karier bersama Hannover 96 sebelum bergabung dengan Club Brugge pada 2025.
Latar belakang keluarga dan perjalanan hidupnya membuat Tresoldi memiliki hubungan dengan tiga negara. Ia lahir di Italia, tumbuh dan berkembang sebagai pemain di Jerman, serta memiliki jalur kelayakan untuk Argentina melalui garis keluarganya.
Tresoldi juga telah memperoleh kewarganegaraan Jerman. Kombinasi latar belakang tersebut membuat pilihan tim nasional seniornya menjadi perhatian tersendiri.
Jerman Diunggulkan, Italia Belum Menyerah
Jerman memiliki modal kuat dalam upaya mendapatkan komitmen Tresoldi. Sang penyerang sudah memperkuat tim kelompok umur Jerman, termasuk tim U-21, dan menjadi bagian dari rencana pengembangan pemain muda negara tersebut.
Dalam wawancara yang dimuat Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) pada September 2026, Tresoldi mengakui bahwa menentukan pilihan bukan perkara mudah. Ia menyebut ayahnya berasal dari Italia dan dirinya lahir serta sempat tumbuh di negara tersebut.
Tresoldi juga menegaskan ingin tetap fokus bersama tim U-21 Jerman dan berusaha tampil di Euro U-21. Karena itu, jalur yang sudah ia tempuh bersama Jerman menjadi salah satu faktor penting dalam pertimbangannya.
Di sisi lain, Italia masih memiliki alasan untuk membujuknya. Selain hubungan keluarga, Tresoldi lahir di negara tersebut dan memiliki kesempatan untuk memperkuat Gli Azzurri pada level senior apabila seluruh ketentuan kelayakan internasional terpenuhi.
Laporan media Italia dan Jerman menyebut persaingan mendapatkan komitmen Tresoldi belum berakhir. Namun, hingga pertengahan Oktober 2026, belum ada pengumuman resmi bahwa ia telah memilih salah satu tim nasional senior tersebut.
Argentina Ikut Masuk dalam Persaingan
Argentina juga menjadi pilihan yang masuk akal bagi Tresoldi karena latar belakang ibunya. Setelah penampilan impresif sang penyerang di Liga Champions, sejumlah media kembali menyoroti kemungkinan ia membela juara dunia tiga kali tersebut.
Meski begitu, penting membedakan peluang kelayakan dari keputusan resmi. Belum ada pengumuman bahwa Tresoldi telah berkomitmen membela Argentina, dan belum ada kepastian ia akan mendapat panggilan tim senior dari negara tersebut.
Situasi ini membuat persaingan tiga negara tersebut menarik untuk diikuti. Jerman memiliki kedekatan dari sisi perkembangan karier dan pengalaman tim junior, Italia punya ikatan tempat lahir serta keluarga, sementara Argentina terhubung melalui garis keturunan ibunya.
Ketiganya merupakan negara yang pernah menjadi juara Piala Dunia. Jerman meraih empat gelar, Italia empat gelar, sedangkan Argentina tiga gelar.
Kapan Tresoldi Menentukan Pilihan?
Tresoldi belum ingin terburu-buru mengambil keputusan. Dalam pernyataan yang dilaporkan media pada September 2026, ia menggambarkan perasaannya terhadap Jerman dan Italia sebagai pilihan yang seimbang, dengan menyebut kedua negara memiliki arti besar baginya.
Laporan media menyebut keputusan finalnya kemungkinan baru diambil setelah Euro U-21 pada musim panas 2027. Untuk saat ini, fokus Tresoldi masih tertuju pada perkembangan karier bersama Club Brugge dan tim U-21 Jerman.