Kemenangan ini terasa istimewa karena PSG sempat tertinggal lebih dahulu. Namun, pasukan Luis Enrique mampu membalikkan keadaan dan mencetak lima gol untuk mengamankan tiga poin.
Le Havre mengejutkan tim tamu melalui gol Josh Maja pada menit ke-18. Ia menuntaskan umpan Rayan Fofana untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
PSG merespons dengan cepat. Pada menit ke-26, Achraf Hakimi mengirimkan umpan yang berhasil dikonversi Mika Godts menjadi gol penyeimbang.
Dua menit berselang, Les Parisiens berbalik memimpin. Kali ini Hakimi mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Arnaud Bodart. Skor 2-1 untuk keunggulan PSG bertahan hingga turun minum.
Hakimi Lengkapi Hattrick pada Babak Kedua
Hakimi kembali menjadi sorotan setelah jeda. Pada menit ke-55, ia mencetak gol keduanya melalui tendangan bebas yang meluncur ke sudut bawah gawang Le Havre.
PSG semakin menjauh enam menit kemudian. Senny Mayulu mencetak gol keempat setelah menerima kontribusi Hakimi dalam sebuah serangan balik. Mayulu memanfaatkan situasi ketika kiper Bodart berada jauh dari posisi ideal.
Pesta gol PSG ditutup oleh Hakimi pada menit ke-69. Ia mencetak gol ketiga setelah tembakannya mengenai pemain lawan dan berubah arah sebelum masuk ke gawang.
Hattrick tersebut melengkapi penampilan istimewa Hakimi. Ia terlibat langsung dalam kelima gol PSG, dengan catatan tiga gol dan dua assist.
Pelatih Luis Enrique pun memiliki alasan untuk puas. PSG tampil dengan sejumlah perubahan dalam susunan pemain, tetapi tetap mampu meraih kemenangan besar. Enrique menilai kesempatan bermain bagi para pemain yang jarang tampil penting untuk menjaga kekuatan tim sepanjang musim.
PSG Kokoh di Puncak Klasemen Ligue 1
Kemenangan atas Le Havre memperpanjang catatan positif PSG menjadi sembilan kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Les Parisiens juga semakin kokoh di puncak klasemen sementara Ligue 1 2026/2027.
PSG mengoleksi 20 poin dari sembilan pertandingan. Mereka unggul dua poin atas Lille yang menempati posisi kedua dan empat poin dari Rennes di peringkat ketiga.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin memperburuk situasi Le Havre. Mereka masih berada di dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan dua poin dari sembilan pertandingan.
Le Havre juga mencatatkan lima kekalahan beruntun. Mereka membutuhkan hasil positif pada pertandingan berikutnya untuk segera keluar dari tekanan di papan bawah.
Bagi PSG, kemenangan besar ini menjadi modal penting untuk menjaga persaingan di papan atas. Sementara bagi Hakimi, tiga gol dan dua assist di satu pertandingan menjadi bukti betapa besar pengaruhnya dalam permainan tim asuhan Luis Enrique.