Kemenangan Pertama setelah 18 Tahun
Ini merupakan kemenangan pertama Paraguay di Piala Dunia setelah 18 tahun. Terakhir kali Paraguay meraih kemenangan di Piala Dunia pada 2010 yang membuat mereka menjadi pemuncak grup F.Galarza tampil sejak menit pertama menghadapi Turki setelah hanya menjadi penghangat bangku cadangan pada pertandingan pertama dihajar Amerika Serikat dengan skor 4-1. Merasa lini tengahnya rapuh, pelatih Gustavo Alfaro pun menurunkan Galarza sejak awal di laga ini.
Baca juga: Hasil Piala Dunia 2026: Gol Spektakuler Galarza Bawa Paraguay Tundukkan Turki
Galarza membayar kepercayaan sang pelatih dengan gol yang menjadi semakin penting karena Paraguay harus bermain dengan 10 orang sepanjang babak kedua. Hal itu dikarenakan Miguel Almiron mendapat kartu merah lantaran berbicara dengan pemain Turki dengan menutup mulut.Ini adalah aturan baru yang diperkenalkan FIFA untuk menghindari tudingan negatif. Hal ini karena pemain Benfica, Gianluca Prestianni, dituding melontarkan hal bernada rasis terhadap pemain Real Madrid, Vinicius Junior.
Namun Prestianni lolos dari hukuman karena tidak cukup bukti memperlihatkan ia melontarkan hal bernada rasis kepada Vinicius. Setelah kejadian ini, FIFA menerapkan aturan baru yang melarang pemain menutup mulut ketika berbicara dengan pemain lawan.
Bayar Kepercayaan
Galarza merupakan salah satu bintang muda di timnas Paraguay. Gelandang Atlanta United berusia 24 tahun itu mendapat panggilan pertamanya ke timnas Paraguay pada 2022 dan sejak saat itu selalu dipercaya oleh pelatih Guillermo Baros Schelotto, Daniel Garnero, hingga Alfaro.Memulai karier di klub Paraguay, Olimpia, bakat Galarza diendus raksasa Brasil pada 2020 yang meminjamnya. Galarza tampil impresif bersama tim muda Vasco dan peminjamannya dipermanenkan pada 2021.
Baca juga: Almiron jadi Pemain Pertama di Piala Dunia 2026 yang Langgar Aturan Baru
Galarza menjadi andalan di Vasco dengan mencatatkan 58 penampilan dan menyumbangkan lima gol serta empat assist. Performa impresifnya membuat klub Argentina, Talleres, merekrutnya secara pinjaman.Setelah mencatatkan 68 penampilan dengan sumbangan lima gol dan dua assist di Talleres, Galarza direkrut raksasa Argentina, River Plate, tapi Galarza menemui kesulitan menembus tim utama River dan dipinjamkan ke klub MLS, Atlanta United.
Bersama Atlanta, Galarza memperlihatkan performa impresif dan tampil 13 kali musim ini. Performa gemilangnya membuat Paraguay memanggilnya ke Piala Dunia 2026 dan mulai diandalkan.
Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda