Dilansir ESPN, dokter tim nasional Brasil, Rodrigo Lasmar mengonfirmasi kabar cidera Neymar pada Kamis, 28 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam di pusat latihan tim nasional, Neymar diproyeksikan harus menepi dari lapangan hijau selama kurun waktu dua hingga tiga minggu ke depan.
"Neymar melapor untuk bertugas kemarin di pusat pelatihan Brasil, Granja Comary, menjalani semua tes medis, dan kami mengakhirinya dengan pemindaian MRI, yang mengungkapkan cedera otot tingkat 2. Pemain tersebut melanjutkan perawatannya, dan kami memperkirakan dia akan diizinkan bermain dalam dua hingga tiga minggu," ujar Lasmar.
Cedera itu dialami Neymar sejak 17 Mei lalu saat membela Santos dalam pertandingan liga melawan Coritiba. Laga tersebut menjadi penampilan terakhir pemain berusia 34 tahun itu sebelum masuk ruang perawatan.
Akibat gangguan pada betis kanannya tersebut, mantan pemain Barcelona itu dipastikan melewatkan dua agenda pertandingan persahabatan penting. Brasil dijadwalkan bertanding melawan Panama di Brasília pada hari Minggu, 31 Mei 2026, disusul laga uji coba kontra Mesir di Cleveland, Amerika Serikat, pada 5 Juni 2026 mendatang.
Kondisi tersebut juga menempatkan sang penyerang dalam ketidakpastian untuk bermain di laga perdana Piala Dunia 2026. Pasalnya, Brasil akan menantang Maroko di Stadion MetLife pada 13 Juni 2026. Kehilangan Neymar menjadi pukulan berat bagi Seleção, julukan tim nasional Brasil, di tengah persiapan taktis mereka.
Situasi ini menjadi pukulan berat bagi Neymar mengingat pelatih Brasil Carlo Ancelotti sebelumnya beberapa kali tidak memasukkan namanya dalam daftar skuad. Ancelotti terus menegaskan hanya akan memanggil pemain yang berada dalam kondisi fisik seratus persen.
Apabila proses pemulihan berjalan lambat dan kondisi fisik Neymar tidak kunjung bugar mendekati tenggat turnamen, peluang Ancelotti untuk mendepaknya sangat besar.
Meski telah terpilih kedalam skuad final yang akan dibawa oleh Ancelotti ke Piala Dunia 2026, keputusan Ancelotti untuk mencoret Neymar dari skuad sangat memungkinkan lantaran regulasi FIFA mengizinkan setiap tim peserta untuk mengganti pemain dalam skuad resmi hingga satu hari sebelum pertandingan pertama dimulai.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News