Bermain di Stadion Jalan Besar, Singapura, Indonesia sebenarnya sempat berada dalam posisi yang menguntungkan ketika Ragnar Oratmangoen membawa Garuda unggul pada awal babak kedua. Namun, Singapura mampu membalas melalui Ilhan Fandi dan mempertahankan skor 1-1 sampai pertandingan berakhir.
Hasil tersebut membuat Indonesia mengakhiri fase grup dengan tujuh poin dari empat pertandingan. Singapura mengoleksi delapan poin dan memastikan tiket semifinal sebagai runner-up Grup A. Vietnam finis sebagai juara grup dengan 10 poin setelah mengalahkan Kamboja 3-1 pada pertandingan terakhir.
Indonesia Wajib Menang, Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol
Situasi sebelum pertandingan membuat misi Indonesia sangat jelas. Tim asuhan John Herdman membutuhkan kemenangan untuk melewati Singapura di klasemen.
Sebelum laga dimulai, Indonesia mengoleksi enam poin. Singapura berada satu tingkat di atas dengan tujuh poin. Kondisi tersebut membuat hasil seri lebih menguntungkan tuan rumah.
Garuda mencoba mengambil inisiatif sejak awal pertandingan. Thom Haye berperan dalam mengatur aliran bola dari lini tengah, sedangkan para pemain sayap Indonesia berusaha membuka ruang di pertahanan Singapura.
Singapura memilih pendekatan yang lebih disiplin. Mereka tidak perlu mengambil terlalu banyak risiko karena hasil imbang sudah cukup untuk menjaga posisi di atas Indonesia.
Sejumlah peluang tercipta, tetapi tidak ada gol sepanjang 45 menit pertama. Skor 0-0 membuat Indonesia harus meningkatkan tekanan setelah turun minum.
Ragnar Oratmangoen Buka Harapan Timnas Indonesia
Gol yang ditunggu Indonesia akhirnya datang pada menit ke-47.
Serangan Garuda dibangun dari lini tengah sebelum bola sampai kepada Ragnar Oratmangoen. Percobaan pertama Ragnar sempat mengenai pemain lawan. Bola kemudian kembali kepadanya dan langsung diselesaikan menjadi gol.
Indonesia unggul 1-0.
Gol tersebut membuat posisi Garuda berubah secara drastis. Jika skor mampu dipertahankan, Indonesia akan mengumpulkan sembilan poin dan melewati Singapura untuk mendapatkan tiket semifinal.
VAR sempat memeriksa proses gol tersebut sebelum akhirnya memastikan tidak ada pelanggaran. Gol Ragnar tetap sah.
Namun, keunggulan Indonesia hanya bertahan sekitar 19 menit.
Ilhan Fandi Hukum Kesalahan Pertahanan Garuda
Singapura menyamakan kedudukan pada menit ke-66 melalui Ilhan Fandi.
Gol itu berawal dari situasi di area pertahanan Indonesia. Koordinasi yang kurang sempurna antara Rizky Ridho dan kiper Cahya Supriadi memberi kesempatan kepada Ilhan untuk mengambil keuntungan. Penyerang Singapura tersebut tidak menyia-nyiakan peluang dan mengubah skor menjadi 1-1.
Indonesia kembali berada dalam tekanan.
Garuda harus mencetak satu gol lagi untuk lolos. John Herdman dan para pemain Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan pada sisa pertandingan.
Peluang kembali muncul. Salah satunya didapat Rizky Eka Pratama pada menit ke-78, tetapi belum mampu menghasilkan gol yang dibutuhkan Indonesia.
Drama juga terjadi ketika Song Ui-young sempat mendapatkan kartu kuning kedua. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah wasit melakukan pengecekan VAR. Singapura tetap bermain dengan 11 pemain.
Indonesia terus menekan hingga masa injury time. Pertahanan Singapura tetap mampu bertahan.
Peluit panjang akhirnya berbunyi dengan skor 1-1.
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026
Hasil Singapura vs Indonesia membuat Garuda hanya mendapatkan tambahan satu poin. Indonesia menutup fase grup dengan tujuh poin.
Pada pertandingan lain, Vietnam mengalahkan Kamboja 3-1. Hasil itu mengantar Vietnam menjadi juara Grup A dengan 10 poin.
Klasemen akhir Grup A Piala AFF 2026

Vietnam dan Singapura berhak melanjutkan perjalanan ke semifinal, sedangkan Indonesia, Kamboja dan Timor Leste harus mengakhiri turnamen lebih cepat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda