Entraineur Les Parisiens, Mauricio Pochettino, mengakui bahwa gol pertama Madrid meruntuhkan mental timnya. Ia merasa ada pelanggaran terhadap Gianluigi Donnarumma sebelum Karim Benzema mencetak gol.
Pochettino melihat bahwa para pemain PSG tampak kesal setelah gol tersebut. Alhasil, mereka bermain terlalu emosional dan melakukan sejumlah kesalahan.
"Saya tak ingin berbicara soal performa kami. Saya hanya tak percaya hal ini masih terjadi di 2022, saya tak bisa mempercayainya," ujar Pochettino kepada Canal Plus.
"Saya pikir segalanya berubah di stadion. Para pemain kesal dengan situasi itu dan sepak bola itu adalah tentang emosi," tegasnya.
"Ya, kami melakukan sejumlah kesalahan setelah itu, kami harus mengakuinya. Tapi ketika ada emosi, sepak bola berubah," ungkapnya.
"Sulit untuk menangani tim setelah kejadian seperti itu. Ini adalah hal terburuk yang terjadi kepada kami, sangat sulit menerima hasil ini," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News