Michael Carrick. (Foto: AFP/Paul Ellis)
Michael Carrick. (Foto: AFP/Paul Ellis)

Michael Carrick Tegaskan Dukungan Manajemen MU Belum Luntur

Alfa Mandalika • 21 Oktober 2026 08:56
Ringkasnya gini..
  • Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan dirinya masih mendapat dukungan dari manajemen klub di tengah tekanan akibat hasil buruk yang dialami timnya. Carrick kini membawa skuad yang dilanda badai cedera ke Como, Italia, untuk menghadapi laga Liga Champions dengan target mengakhiri tren negatif.
  • Manchester United belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi. Catatan tersebut memperbesar sorotan terhadap Carrick yang menangani tim di tengah periode sulit pada awal musim 2026/2027.
  • Dari 10 pertandingan yang telah dijalani musim ini, Setan Merah hanya mampu meraih dua kemenangan. Situasi itu disebut menjadi awal musim liga terburuk mereka dalam 40 tahun terakhir.
Como: Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan dirinya masih mendapat dukungan dari manajemen klub di tengah tekanan akibat hasil buruk yang dialami timnya. Carrick kini membawa skuad yang dilanda badai cedera ke Como, Italia, untuk menghadapi laga Liga Champions dengan target mengakhiri tren negatif.

Manchester United belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi. Catatan tersebut memperbesar sorotan terhadap Carrick yang menangani tim di tengah periode sulit pada awal musim 2026/2027.

Dari 10 pertandingan yang telah dijalani musim ini, Setan Merah hanya mampu meraih dua kemenangan. Situasi itu disebut menjadi awal musim liga terburuk mereka dalam 40 tahun terakhir.

Meski berada di bawah tekanan, Carrick mengaku tidak membutuhkan jaminan tambahan mengenai posisinya sebagai pelatih. Ia menegaskan memahami tanggung jawab yang diemban dan menyadari bahwa kemenangan menjadi faktor utama untuk memperbaiki keadaan.

“Saya tidak membutuhkan penegasan apa pun. Semuanya sudah cukup jelas,” ujar Carrick dikutip Irishexaminer.

“Saya memahami peran dan tanggung jawab saya. Saya tidak membutuhkan orang lain untuk memberi tahu kapan keadaan berjalan baik atau kapan harus diperbaiki. Saya mengetahuinya sendiri,” lanjutnya, dikutip dari Irish Examiner, Selasa (20/10).

Carrick Klaim Hubungannya dengan Manajemen Tetap Baik

Carrick juga menyatakan dirinya merasa mendapat dukungan dari jajaran manajemen Manchester United. Ia mengaku memiliki hubungan yang baik dengan berbagai pihak di klub dan menilai tidak ada persoalan dalam hubungan tersebut.

“Ya, tentu. Mengapa tidak?” kata Carrick ketika ditanya apakah dirinya merasa mendapat dukungan.

“Saya berada di posisi ini dan memiliki hubungan yang baik, bahkan sangat baik, dengan semua orang di klub. Tidak ada masalah dalam hal itu. Kami harus memenangkan pertandingan sepak bola dan itulah yang sedang kami perjuangkan,” ujarnya.
 

Menurut Carrick, hasil pertandingan menjadi kunci untuk mengembalikan kestabilan tim. Ia menilai Manchester United memiliki kesempatan untuk mengubah situasi melalui performa yang lebih baik di lapangan.

Pernyataan tersebut muncul ketika masa depan Carrick menjadi bahan pembicaraan menyusul rentetan hasil mengecewakan. Sorotan terhadap Manchester United juga meningkat setelah mantan pelatih Erik ten Hag mengungkapkan sejumlah persoalan dalam wawancara dengan The Athletic, dua tahun setelah dirinya dipecat.

Ten Hag menuding klub tidak memenuhi sejumlah janji yang sebelumnya disampaikan kepadanya. Komentar mantan pelatih asal Belanda itu turut mewarnai persiapan Manchester United menjelang pertandingan melawan Como.

Delapan Pemain Absen, Manchester United Terancam Timpang

Tantangan Carrick semakin berat karena Manchester United harus menghadapi Como dengan sejumlah pemain yang tidak tersedia. Sebanyak delapan pemain dilaporkan absen akibat cedera atau sakit, sementara Leny Yoro harus menjalani hukuman larangan bermain setelah mendapat kartu merah ketika timnya kalah 0-2 dari Atletico Madrid pekan lalu.

Lisandro Martinez belum ikut dalam perjalanan tim ke Italia. Carrick mengatakan kondisi bek asal Argentina itu tidak terlalu mengkhawatirkan, tetapi belum memastikan apakah ia bisa kembali bermain pada akhir pekan saat Manchester United menghadapi Bournemouth.

Kobbie Mainoo diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk pulih. Sementara itu, Luke Shaw diprediksi harus menepi lebih lama.

Ayden Heaven juga tidak tersedia karena sakit. Marcus Rashford masih mengalami masalah pada bagian pinggul, sedangkan Benjamin Sesko, Patrick Dorgu, dan Manuel Ugarte turut absen akibat cedera.

“Situasinya cukup beragam. Terus terang, ada sejumlah pemain yang tidak bisa tampil,” ujar Carrick.

Kondisi tersebut membuat Carrick harus memutar otak untuk menyusun komposisi tim terbaik menghadapi Como, yang kini ditangani Cesc Fabregas.

Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Tambahan


Selain masalah kebugaran pemain, Manchester United juga berpotensi menghadapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat di Como. Hujan deras mengguyur wilayah tersebut ketika rombongan tim tiba di Italia pada Selasa malam.

Prakiraan cuaca menyebutkan curah hujan lebih dari enam sentimeter berpotensi turun dalam 24 jam sebelum pertandingan. Peringatan cuaca oranye terkait kondisi ekstrem juga telah dikeluarkan oleh layanan meteorologi nasional Angkatan Udara Italia.

Meski demikian, Carrick mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan kondisi lapangan maupun kemungkinan cuaca memengaruhi pertandingan.

“Tidak, bagi saya belum ada kekhawatiran langsung. Kami sudah terbiasa dengan hujan, jadi kami akan memaksimalkan situasi yang ada,” katanya.

Manchester United kini membutuhkan hasil positif untuk menghentikan tren tanpa kemenangan sekaligus meredakan tekanan terhadap Carrick. Namun, absennya sejumlah pemain utama dan tantangan cuaca membuat lawatan ke markas Como berpotensi menjadi ujian berat bagi Setan Merah.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan