Namun entrenador Atleti, Diego Simeone, menegaskan bahwa timnya tidak bisa terlena karena masih ada leg kedua. Meski bermain di kandang sendiri, Atleti tak bisa melepaskan gas harus bermain dengan fokus yang sama menghadapi Barca.
"Kami bertahan dengan baik sehingga mereka tidak bisa mengembangkan permainan. Kami tidak bisa menciptakan peluang sebanyak yang kami inginkan dan satu peluang datang tiba-tiba," kata Simeone dikutip dari Football Espana.
Baca juga: Takluk dari PSG, Liverpool Andalkan Magis Anfield
"Saya tidak melihat kejadian Cubarsi, tapi kemudian VAR memanggil wasit. Kemudian, gol spektakuler diciptakan Julian dan pada babak kedua kami lebih sering melancarkan serangan balik," bebernya."Kami menghadapi lawan yang sangat kuat, kami harus tetap rendah hati dan mengakui bahwa mereka sangat bagus. Kami akan bermain dengan penuh antusiasme dan dengan komitmen," paparnya.
"Saya ingin mengatakan kami punya keunggulan. Tapi kita semua tahu bahwa mereka adalah lawan yang sulit dan pertandingan nanti akan kompleks," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News