Virgil van Dijk. (Foto: AFP/Paul Ellis)
Virgil van Dijk. (Foto: AFP/Paul Ellis)

Mentalitas Juara! Van Dijk Ogah Nyerah Lawan PSG, Siap Ulang Keajaiban Anfield Mode 2019

Alfa Mandalika • 10 April 2026 13:23
Ringkasnya gini..
  • Kapten Liverpool FC, Virgil van Dijk, menegaskan bahwa timnya siap untuk bertarung habis-habisan dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Champions.
  • Meski tertinggal agregat dua gol dari Paris Saint-Germain (PSG), bek asal Belanda tersebut optimis dapat mengulang momen bersejarah saat menyingkirkan Barcelona pada musim 2019 silam.
  • Saat ini, tim asuhan Arne Slot tengah berada dalam kondisi yang cukup sulit setelah menderita kekalahan ketiga berturut-turut di semua kompetisi. Kekalahan 0-2 dari Paris Saint-Germain (PSG), pada leg pertama Rabu lalu menjadi kekalahan ke-16 bagi The Reds di musim ini.
Liverpool: Kapten Liverpool FC, Virgil van Dijk, menegaskan bahwa timnya siap untuk bertarung habis-habisan dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Champions. Meski tertinggal agregat dua gol dari Paris Saint-Germain (PSG), bek asal Belanda tersebut optimis dapat mengulang momen bersejarah saat menyingkirkan Barcelona pada musim 2019 silam.
 
Saat ini, tim asuhan Arne Slot tengah berada dalam kondisi yang cukup sulit setelah menderita kekalahan ketiga berturut-turut di semua kompetisi. Kekalahan 0-2 dari Paris Saint-Germain (PSG), pada leg pertama Rabu lalu menjadi kekalahan ke-16 bagi The Reds di musim ini.
 
Liverpool dinilai beruntung tidak kebobolan lebih banyak gol pada pertemuan pertama karena kurangnya efisiensi penyelesaian akhir dari kubu PSG. Harapan mereka untuk berangkat ke babak semifinal Liga Champions kini bergantung pada pertandingan leg kedua di Stadion Anfield, Selasa mendatang.
Dikutip dari ESPN, pemain asal Belanda tersebut melihat adanya kemiripan situasi antara kondisi saat ini dengan momen keajaiban yan terjadi di Anfield pada tahun 2019. Kala itu, Liverpool mampu membalikkan defisit tiga gol dari Barcelona dengan kemenangan telak 4-0 di kandang untuk melaju ke partai final.

"Dulu, kami bermain melawan salah satu tim terbaik di Eropa yang memiliki salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Sekarang, kami menghadapi tim terbaik di Eropa lagi, sang juara bertahan. Secara matematis mungkin tidak ada yang memberi kami peluang," ujar Van Dijk.
 
Namun, Van Dijk menekankan bahwa kunci pembalikan keadaan dimulai dari keyakinan internal dan instruksi manajer. Ia juga menegaskan bahwa intensitas tinggi dari seluruh pemain adalah kunci untuk meraih hasil yang maksimal pada leg kedua nanti.
 
"Semuanya dimulai dengan keyakinan yang kita dapatkan dari manajer kita, rencana permainan yang tepat, dan intensitas yang harus kita berikan dari detik pertama hingga detik terakhir jika kita benar-benar ingin mencapai sesuatu," tegasnya. 
 
Meski berada dalam tekanan, Van Dijk menilai performa timnya di leg pertama menunjukkan perkembangan, terutama dalam hal daya juang. Ia pun percaya peluang Liverpool untuk bangkit pada leg kedua nanti di Anfield tetap terbuka lebar jika tim mampu tampil dengan maksimal.
 
"Kami membutuhkan segalanya berjalan sesuai rencana karena menghadapi tim luar biasa. Tapi ini tentang keyakinan dan kebanggaan: kita adalah Liverpool," tutup Van Dijk.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan